Etika di Meja Makan

Ada beberapa etika di meja makan yang perlu kita perhatikan, khususnya jika kita makan bersama orang lain.

4,667 views   |   1 shares
  • Seorang gadis cantik, teman kerja saya, mempunyai kebiasaan buruk. Jam makan siang kami sering kali bersamaan waktunya. Saya merasa terganggu karena ketika makan mulutnya berkecap. Saya ingin memberitahu dia bahwa hal itu tidak sopan, tetapi mengingat bahwa dia berasal dari negara lain di mana kebiasaan itu mungkin dianggap lumrah, saya terpaksa diam saja. Saya berpikir suaminya, yang lahir di Amerika, lebih mempunyai hak untuk menegur dia dan tidak membuatnya malu seperti bila saya yang menegurnya. Ada beberapa etika di meja makan yang perlu kita perhatikan, khususnya jika kita makan bersama orang lain.

  • Sea food

  • Orang barat sering berkata bahwa "sea food" (ikan, udang, kerang dan sejenisnya) bukan berarti "see food" (lihat makanan ini) yang dibacanya sama. Ketika mengunyah makanan sebaiknya mulut kita tertutup sehingga tidak menimbulkan suara (kecap) dan orang lain tidak perlu melihat makanan yang ada di mulut kita. Anak-anak dapat diajarkan hal ini dengan menaruh cermin di depannya ketika mereka makan. Jangan berbicara sambil mengunyah makanan, selain sulit dimengerti oleh yang mendengarnya, kita juga dapat tersedak makanan kita. Bila seseorang bertanya kepada kita ketika kita sedang mengunyah makanan, buatlah isyarat seperti mengangkat tangan atau mengacungkan jari telunjuk yang menandakan agar orang itu menunggu.

  • Menaruh siku di meja

  • Dengan menaruh siku di meja makan kita seolah-olah membentengi makanan kita dan seakan-akan mengatakan "Ini makananku, jangan berani-berani main comot." Kebiasaan ini juga dapat menyebabkan gelas atau barang lainnya tersenggol jatuh. Sebaiknya taruh pergelangan tangan kita di meja makan ketika sedang menyuap makanan atau taruh tangan kita di pangkuan ketika tidak sedang makan. Bila tidak ada makanan di meja kita boleh menaruh siku kita di meja.

  • Main ponsel

  • Di zaman modern ini manusia tidak bisa lepas dari ponselnya, entah melakukan texting atau melihat-lihat situs, ponsel seperti sesuatu yang sudah menjadi bagian tubuh manusia. Ketika sedang makan bersama orang lain, di rumah atau di rumah makan, sebaiknya matikan ponsel Anda. Curahkan perhatian kepada teman makan Anda, bercakap-cakaplah untuk menjalin hubungan yang lebih baik. Bila Anda sedang menunggu telepon penting, beritahu teman makan Anda sebelum Anda menerima telepon itu. Lain bila Anda makan bersama di ruang makan tempat kerja Anda, hal ini tidak masuk hitungan.

  • Buang ingus

  • Ketika Anda sedang makan di tempat umum, janganlah membuang ingus dengan suara keras. Orang yang mendengarnya akan mengasosiasikan suara itu dengan ingus dan ini tentunya sangat mengganggu selera makan mereka. Jika Anda terpaksa buang ingus karena kepedasan atau karena memang sedang sakit, lakukan itu secara diam-diam atau pergilah ke kamar mandi.

  • Advertisement
  • Memakai sendok garpu dengan benar

  • Sampai sekarang saya masih menyesali pengalaman saya makan bersama beberapa orang asing beberapa belas tahun yang lalu. Waktu itu kami makan di kafetaria di mana kami harus mengambil makanan dan sendok garpu sendiri. Orang Indonesia selalu makan dengan sendok biarpun makanannya tidak berkuah karena lebih mudah menyuap nasi. Dan saya berpendapat bahwa budaya asing tidak selalu benar. Karena itu saya hanya mengambil sendok walau yang saya ambil adalah steak, sesuatu yang menurut saya dapat dipotong dengan sendok. Padahal kalau saya pikir sekarang, ada benarnya perkataan "when in Rome do what the Roman does," atau seperti kata cucu saya di antara orang Asia dia harus makan makanan Asia (walaupun cuma ramen). Karena waktu itu saya berada di antara orang asing, saya seharusnya memakai tata cara mereka. Saya mestinya memakai pisau untuk memotong daging dan garpu untuk menyantapnya. Ini bukan berarti Anda tidak boleh makan dengan tangan, tanpa sendok garpu. Bila keadaan memungkinkan, misalnya makan ikan di rumah atau di lembur kuring bersama keluarga atau teman-teman dekat, akan lebih nikmat, juga lebih aman rasanya makan dengan tangan, Anda tidak akan ketulangan.

  • Makan di meja kerja

  • Bila Anda mempunyai meja kerja yang tersekat dari pandangan orang lain, Anda boleh saja menyantap makanan di meja itu. Jangan memilih makanan yang baunya tajam sehingga mengganggu penciuman orang lain atau baunya akan memenuhi ruangan seharian. Jangan pula meninggalkan tempat makanan yang kotor di meja, bereskan dan bersihkan supaya meja Anda tetap rapi.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Etika di Meja Makan

Ada beberapa etika di meja makan yang perlu kita perhatikan, khususnya jika kita makan bersama orang lain.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr