Membebaskan Dunia dari Polio

Virus polio membuat anak-anak kecil lumpuh, bahkan mendiang presiden AS Franklin D. Roosevelt menjadi salah satu korban polio.

1,219 views   |   shares
  • Virus polio membuat anak-anak kecil lumpuh, bahkan mendiang presiden AS Franklin D. Roosevelt menjadi salah satu korban polio. Berkat penelitian dan penemuan Dr. Jonas Salk, anak-anak kecil di dunia terhindar dari virus polio. Namun, di beberapa negara masih terdengar adanya anak-anak yang terkena polio. Bila Anda memiliki anak kecil perhatikan hal-hal berikut ini.

  • Apa itu polio

  • Virus poliomyelitis dapat menyebar dengan cepat dan mengakibatkan kelumpuhan, ketidakmampuan bernapas dan bahkan kematian. Penularan terjadi melalui kotoran manusia, virus hidup pada kotoran dalam jangka waktu yang lama. Seorang penderita yang terkena kotorannya ketika membersihkan diri dan kemudian menyentuh pegangan pintu tanpa menyuci tangan dapat menularkan virus itu. Karena itu penting mencuci tangan sesudah memakai WC. Ada dua macam polio:

  • Nonparalytic Polio.

  • Virus ini tidak menyebabkan kelumpuhan. Gejala yang ditunjukkan penderitanya sama dengan gejala flu dan penyakit lain yang diakibatkan virus. Tanda-tanda dan gejala yang biasanya hilang sesudah satu sampai sepuluh hari antara lain:

    • Demam

    • Sakit leher

    • Sakit kepala

    • Muntah-muntah

    • Letih

    • Nyeri di leher, punggung, tangan atau kaki

    • Otot-otot lemas

    • Meningitis

  • _Paralytic Polio._ Dalam kasus yang jarang terjadi, penularan virus ini mengakibatkan kelumpuhan. Ada beberapa jenis dari paralytic polio, tergantung pada bagian tubuh mana yang terkena dampaknya—tulang punggung (spinal polio), batang otak (bulbar polio), atau keduanya (bulbospinal polio). Gejala awalnya, seperti demam dan sakit kepala, hampir sama dengan nonparalytic polio, namun sesudah seminggu terlihatlah gejala-gejala khas paralytic polio yang mencakup:

    • Kehilangan refleks

    • Nyeri atau kelemahan otot yang parah

    • Kelumpuhan pada tangan dan kaki (seringnya lebih parah pada salah satu bagian badan)

    • Gejala Post-Polio. Beberapa kelemahan yang diakibatkan polio merupakan tanda-tanda post-polio dan dapat muncul beberapa tahun, sekitar 35 tahun, kemudian. Gejala yang biasanya muncul antara lain:

    • Otot-otot yang makin melemah dan nyeri

    • Perasaan letih sesudah melakukan kegiatan ringan

    • Kelumpuhan otot

    • Kesulitan untuk menelan dan bernapas

    • Gangguan pernapasan ketika tidur

    • Tidak tahan dingin

    • Kesulitan berpikir seperti berkurangnya daya ingat dan kemampuan konsentrasi

    • Depresi atau suasana hati yang berubah-ubah cepat

  • Advertisement
  • Kapan harus ke dokter

    • Bila anak Anda belum menerima serangkaian vaksinasi yang lengkap

    • Bila anak Anda mengalami alergi sesudah memperoleh vaksinasi

    • Bekas suntikan polio tidak hanya berupa warna merah atau sedikit nyeri

    • Anda mempunyai pertanyaan tentang vaksinasi bagi orang dewasa atau pertanyaan lain

    • Anda dulu pernah terkena polio dan kini merasa letih tanpa sebab

  • Pencegahan

  • Belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit polio. Namun polio dapat dihindari dengan memberikan serangkaian vaksinasi berupa obat tetes melalui mulut atau suntikan. Virus polio yang sudah lemah dipakai untuk vaksinasi. Pada tahun 1955 Dr. Jonas Salk, peneliti dan penemu vaksin ini, ketika ditanya siapa pemilik hak paten vaksin polio, menjawab bahwa pemiliknya adalah orang banyak. Dia balik bertanya "Apakah kita bisa mendaftarkan hak paten matahari?" Jawabannya masuk akal karena dana untuk penelitian yang sangat mahal ini dibiayai oleh orang banyak yang menyumbang melalui sebuah organisasi non profit yang sekarang dinamai "March a Dime." Dengan tidak adanya hak paten vaksin ini terjangkau harganya oleh rakyat kecil. Dr. Salk yang meninggal di tahun 1995 dapat mengantongi 7 miliar dolar AS seandainya dia mendaftarkan hak paten vaksin polio.

  • Ketika saya duduk di bangku TK seorang teman sekelas saya menjadi korban penyakit polio. Gadis cilik itu harus memakai penyangga di salah satu kakinya. Sebelum Dr Salk menemukan vaksinasi polio di tahun 50-an, di AS saja ada 23.000 sampai 30.000 anak terkena polio setahunnya. Saat ini polio masih berjangkit di beberapa negara yaitu Pakistan, Afghanistan dan Nigeria. Umumnya yang diserang adalah anak-anak balita. Satu dari 200 penderita menjadi lumpuh. Di antara yang lumpuh 5% sampai 10% meninggal karena otot-otot pernapasan mereka tidak bekerja. WHO, organisasi kesehatan dunia PBB, bekerja keras untuk membebaskan dunia dari polio. Virus polio tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia, bila setiap orang mendapat vaksinasi maka virus ini tidak akan ada lagi.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Membebaskan Dunia dari Polio

Virus polio membuat anak-anak kecil lumpuh, bahkan mendiang presiden AS Franklin D. Roosevelt menjadi salah satu korban polio.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr