Ketamin: Satu Narkoba Lagi

Untuk kesenangan sesaat, Anda harus membayarnya dengan penderitaan seumur hidup. Pikirkan selama Anda masih sadar, ambillah keputusan untuk tetap berkata ‘tidak’ kepada narkoba.

4,928 views   |   4 shares
  • Kembali ke zaman narkoba menjadi populer di kalangan remaja di tahun 60-an, kita berpapasan dengan narkoba yang sudah jarang ditemukan yaitu: LSD singkatan dari lysergic acid diethylamide, yang diproses dari sari pati ergot atau ergot alkaloid. Ergot adalah sejenis tanaman biji-bijian seperti gandum atau beras tetapi terserang penyakit jamur. Pada mulanya LSD dikembangkan secara resmi untuk memberi stimuli kepada para ilmuwan yang sedang melakukan penyelidikan ilmiah yang mengalami jalan buntu. Dengan menyuntikkan LSD dalam dosis yang terkendali, beberapa jalan buntu tersebut dapat ditembus, karena bahan tersebut adalah halusinogen sehingga kreativitas seseorang meningkat berlipat ganda.

  • Namun demikian, sebelum pengembangan resmi tersebut tuntas, LSD bocor ke dalam masyarakat, yang kemudian digunakan untuk tujuan rekreasi. Munculnya budaya hippies di Amerika Serikat ikut memicu penggunaan narkoba ini. Penggunanya kebanyakan adalah pemusik yang di zaman itu dikenal sebagai musik psikedelik (psychedelic), karena dengan menggunakan halusinogen, para pemusik tersebut dapat merasakan sesuatu yang tidak dapat dirasakan oleh orang biasa. Dengan runtuhnya budaya hippies, maka musnahlah penggunaan LSD tersebut. Apalagi efek samping yang ditimbulkan adalah halusinasi dan berakhir kepada paranoid, sehingga seseorang sanggup melakukan pembunuhan, seperti kisah Charles Manson yang membantai 7 orang (1970-an) karena mengira dia adalah Helter Skelter yang akan menghantar kepada dunia kiamat.

  • Kalau seseorang itu tidak membahayakan orang lain, pengguna jangka panjang dan tak terkendali dosisnya akan hidup seperti 'sayuran' (vegetable stage), karena seseorang akan lupa bagaimana membaca, menulis, bahkan otaknya menjadi seperti seseorang yang terkena alzheimer.

  • Di samping LSD sebenarnya ada beberapa halusinogen alami yang dikenal, seperti ayahuasca (yang kimiawi dasarnya disebut DMT atau dimethyltryptamine) yaitu sejenis akar tunjang yang tumbuh di hutan-hutan Amazon di Peru. Kalau Anda pernah menonton film 'Relic' yang diproduksi di tahun 1997, yang mengisahkan tentang seseorang yang pergi ke hutan di Amerika selatan, kemudian meminum ramuan 'ajaib', sehingga dia menjadi binatang buas dan membunuh serta memakan otak manusia, maka Anda tahu bahwa film tersebut adalah versi fantasi penggunaan akar ayahuasca.

  • Akar tunjang tersebut memang ada, dan dapat dibeli di toko-toko penjual herbal, tetapi perlu diingatkan bahwa meskipun tidak sejahat seperti LSD, tetap saja kelebihan sari akar tersebut dapat mendatangkan efek yang berbahaya hingga kematian. Beberapa orang menggunakan bahan ini untuk mengobati depresi, namun tetap saja, tanpa pengawasan tenaga ahli, bahan tersebut tidak dapat dibuat main-main. Gejala yang segera muncul setelah meminum ramuan tersebut adalah:

  • Advertisement
    • Mual yang disertai oleh muntah-muntah berat. Bila muntah-muntah tak terkendali, dapat menyebabkan seseorang dihidrasi seperti sedang diare dan seseorang dapat kolap atau kejang-kejang;

    • Bila muntah-muntah disertai oleh pingsan, kemungkinan muntahnya masuk ke dalam saluran penapasan sehingga menyebabkan penyumbatan saluran pernapasan dan dapat menyebabkan kematian;

    • Setelah muntah-muntah, maka seseorang akan mengalami halusinasi yang berkepanjangan selama berjam-jam (kira-kira 12 jam), dan bila tidak diawasi, perbuatannya tentu akan membahayakan dirinya.

  • Masih ada dua bahan alami lain yang berupa halusinogen: magic mushroom (psilocybe semilanceata) dan ibogaine. Keduanya memang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Magic mushroom dapat menghilangkan sakit kepala yang disebut cluster headache (sakit kepala yang membuat penderitanya merasa lebih baik kehilangan kepalanya karena sakitnya tak tertahankan), sedangkan ibogaine dapat digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan withdrawal (sakau) seseorang pecandu heroin. Namun demikian, tetap mengandung risiko serius bila tigunakan tanpa pengetahuan yang benar apalagi bila digunakan sekadar untuk rekreasi.

  • Sejauh ini saya telah mengangkat berbagai jenis narkoba, sekarang muncul narkoba baru yang sering disebut SPECIAL-K, yang sebenarnya adalah Ketamine.

  • Ketamin ini sebenarnya dibuat oleh pabrik kimia sebagai bahan anestesia binatang, terutama kuda. Bahan tersebut secara resmi dibuat hanya di kota Mumbai, India, kemudian dipasok hanya ke apotik atau dokter hewan di seluruh dunia berupa obat suntik. Tetapi kemudian oleh pedagang narkoba dibuatlah jenis yang berupa serbuk putih dan juga dipasok ke seluruh dunia. Efek bahan tersebut adalah sebagai berikut:

    • Bila dihirup lewat hidung dapat membangkitkan semangat dan akan merasa senang;

    • Bila disuntikkan ke dalam tubuh, maka akan menjadi halusinogen yang membuat seseorang seolah-olah rohnya terpisah dari tubuh jasmaninya, demikian pengakuan para pengguna. Pengguna seolah-olah telah berada di dalam 'surga' dan bertemu dengan malaikat dan roh atau pengalaman 'rohani' yang 'nyata'.

  • Efek samping yang diakibatkan oleh bahan tersebut:

    • Memang seseorang tidak akan mengalami kecanduan secara jasmani. Dengan kata lain, seseorang tidak akan mengalami withdrawal (sakau) bila asupan dihentikan. Tetapi, seseorang tetap akan ketagihan secara psikologi, artinya pengguna akan terus menerus ingin mendapatkan sensasi yang sama;

    • Kalau disuntikan maka pembuluh darah dapat collapse atau rusak; timbul jamur di kulit, terutama telapak kaki (gangrene); dan bekas suntikan mungkin terjadi infeksi;

    • Dalam beberapa kasus terjadi penggumpalan pembuluh darah (blood clots), sehingga bahaya terjadi stroke dan serangan jantung;

    • Dalam beberapa kasus yang baru ditemukan untuk pengguna ketamine kronis adalah rusaknya kandung kemih dan salurannya, sehingga dibutuhkan rekonstruksi kandung kemih atau dibuatkan kandung kemih buatan. Penderita yang memiliki kandung kemih demikian akan menjadi pasien dokter specialis urologi seumur hidup dan memiliki kemungkinan kerusakan ginjal. Di samping itu, pasien yang memiliki kandung kemih buatan akan selalu dikateter bila akan buang air kecil.

  • Advertisement
  • Itulah beberapa keterangan yang berhasil saya kumpulkan tentang bahayanya menggunakan narkoba jenis ini. Untuk kesenangan sesaat, Anda harus membayarnya dengan penderitaan seumur hidup. Pikirkan selama Anda masih sadar, ambillah keputusan untuk tetap berkata 'tidak' kepada narkoba.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Sebagai penulis, Effian sangat terinspirasi dengan karya-karya John Grisham, Michael Creighton, David Baldacci, James Patterson dan Dan Brown. Kegiatan favoritnya selain menulis adalah memasak dan melukis.

Ketamin: Satu Narkoba Lagi

Untuk kesenangan sesaat, Anda harus membayarnya dengan penderitaan seumur hidup. Pikirkan selama Anda masih sadar, ambillah keputusan untuk tetap berkata ‘tidak’ kepada narkoba.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr