Hari Pertama Sekolah : Mari Buat Jadi Menyenangkan!

Hari pertama sekolah bagi anak terkadang menjadi tantangan tersendiri baik bagi si anak maupun orang tua. tetapi dengan kesabaran dan sedikit kreativitas kita bisa membuatnya menjadi proses yang menyenangkan.

972 views   |   shares
  • Tahun ajaran baru, bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi beberapa orang tua terutama para ibu yang memiliki anak yang baru mulai bersekolah. Beberapa teman saya yang memiliki anak, membagikan cerita tentang kesulitan mereka ketika anak-anak mereka memulai sekolah. Beberapa kesulitan yang sering dikeluhkan adalah bagaimana membuat anak bangun pagi dan bersemangat untuk berangkat sekolah, serta bagaimana membuat ia nyaman dengan teman-teman sekolahnya sehingga tidak menginginkan si ibu untuk menemaninya di dalam kelas. Dalam beberapa kasus, ada anak yang bahkan butuh 6 bulan sebelum akhirnya merasa cukup berani dan tidak lagi meminta sang ibu untuk menemaninya di dalam kelas selama pelajaran. Bayangkan, 6 bulan bukanlah waktu yang pendek , dan selama itu, sang ibu bahkan harus ikut masuk kelas bersamanya.

  • Tidak bisa dipungkiri, terkadang masalah anak yang tidak mau masuk kelas tanpa ditunggui oleh sang ibu bisa menjadi sangat melelahkan bagi Ibu, dan juga akan menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan sang anak untuk bersosialisasi. Walaupun begitu, bagaimanapun, janganlah kita melupakan bahwa setiap perubahan untuk hal baru, termasuk rutinitas baru, membutuhkan waktu dan upaya untuk penyesuaian, bahkan orang dewasa sekalipun membutuhkan waktu untuk beradaptasi ketika mulai bekerja atau tinggal di tempat baru. Begitu juga dengan anak-anak kita. Bayangkan, dari yang tadinya hanya bermain di rumah, dan hanya dekat dengan kita , ibunya, anak-anak kita harus mulai berkenalan dengan anak-anak lain, yang kemungkinan besar masih asing untuknya. Dia juga harus memulai rutinitas yang mungkin tadinya tidak dia lakukan. Bagi anak-anak yang memang pada dasarnya memiliki sifat berani, hal itu mungkin tidak begitu menjadi masalah, tetapi bagi sebagian besar anak, lingkungan dan orang-orang baru bisa menjadi tantangan tersendiri. Alih-alih mendesak dan memaksa anak , kita bisa membuat proses beradaptasinya menjadi menyenangkan. Mungkin kita bisa mencoba beberapa hal di bawah ini.

    1. Beberapa minggu sebelum memulai sekolahnya, ajaklah si kecil untuk mengunjungi sekolah yang akan menjadi sekolahnya. Ajaklah dia berkeliling melihat-lihat atau bahkan mencoba beberapa saran bermain yang ada. Biasanya untuk sekolah TK, ada banyak sarana bermain. Jikalau memungkinkan, ajaklah dia untuk melihat ke dalam kelas ketika proses belajar mengajar sedang berlangsung. Beritahukan padanya dengan suara yang bersemangat tentang bagaimana menyenangkan belajar dan berteman di dalam kelas.

    2. Jauh-jauh hari, mulailah membiasakan anak untuk tidur awal dan bangun pagi-pagi meskipun dia belum mulai bersekolah. Sehingga nanti ketika tiba saatnya dia harus bangun pagi untuk bersekolah, dia sudah mulai terbiasa. Ketika mulai membiasakan bangun pagi, biasakan juga dia untuk mulai mandi di pagi hari. Mungkin kita bisa mengajaknya jalan-jalan di sekitar komplek rumah kita setelah dia selesai mandi. Jangan membiasakan anak untuk bangun pagi kemudian membiarkan dia sibuk menonton TV atau bermain game atau tidak melakukan apapun. Karena walau nanti akhirnya dia bisa bangun pagi, kita tetap akan kesulitan dalam menyiapkan dia untuk berangkat sekolah.

    3. Ketika menidurkan dia, atau saat menceritakan cerita sebelum tidur, sisipkan cerita tentang betapa menyenangkan bersekolah dan mendapatkan teman baru itu. Buatlah anak Anda terbiasa dan berpikir positif, atau malah bersemangat tentang ide untuk mulai bersekolah.

    4. Pagi pertama saat anak Anda bersiap sekolah, buatlah sarapan yang istimewa. Katakan padanya, hari ini adalah hari yang spesial, karena dia akan bertemu banyak teman baru, dan akan mengalami petualangan yang menyenangkan. Buatkan juga bekal makan siang yang kreatif. Anda mungkin bisa membuat bento dengan kreasi yang lucu, untuk membuat anak kita bersemangat.

    5. Jika si kecil terlihat masih berat untuk meninggalkan rumah, tidak ada salahnya Anda biarkan dia membawa salah satu boneka atau mainan yang dia sukai. Ingat, jangan membiarkan dia membawa lebih dari satu mainan, Anda tidak ingin alih-alih bersosialisasi anak anda justru sibuk bermain sendiri dengan mainannya. Katakan bahwa boneka atau mainan kesayangannya itu, hanya untuk menemaninya pergi bersekolah dan membantunya untuk menemukan teman baru.

    6. Jika anak Anda masih bersikeras menginginkan Anda ikut dengan dia masuk ke dalam kelas. Jangan paksakan dengan mengatakan tidak. Kemungkinan besar anak Anda benar-benar takut. Turutilah, tapi jangan lupa memberitahu dia bahwa hanya kali ini saja Anda menemani dia. Walaupun mungkin esok hari Anda masih perlu menemani dia lagi, tapi biasakan anak Anda dengan ide tersebut. Dan ketika Anda berada dalam kelas, janganlah terus-terusan melihat ke arahnya. Apalagi menatap cemas. Anak anda bisa merasakan kecemasan Anda, dan itu akan membuatnya semakin susah untuk ditinggal. Jika anak Anda terus-terusan menatap ke arah Anda, sesekali Anda bisa melihat ke arahnya, berikan senyuman dan tindakan yang menyemangati seperti acungan jempol, kemudian beri tanda dengan anggukan atau tangan agar dia kembali melihat ke depan, ke arah gurunya.

    7. Ketika hari berikutnya anak Anda masih tidak bisa ditinggal, alih-alih ikut masuk kelas, beritahu dia dengan suara yang tenang dan menyenangkan, ingat jangan menggunakan nada tinggi yang menakuti si anak, bahwa Anda akan berada di depan pintu kelas dan dia masih bisa melihat Anda. Hari berikutnya, jika masih susah juga bagi anak untuk ditinggal sendiri, tetaplah berdiri di depan pintu, hanya sedikit menjauh, tetapi tetap pada jarak yang bisa dilihat oleh anak Anda. Lakukan proses itu sedikit demi sedikit. Setiap Anak membutuhkan waktu yang berbeda dalam beradaptasi. Hanya saja, tetap selalu beritahu dia, bahwa dia harus belajar untuk berada di kelas tanpa Anda.

    8. Berikan pujian sekecil apapun pencapaian anak Anda di sekolahnya. Meskipun itu hanyalah karena dia mengucapkan selamat pagi kepada temannya. Itu akan membantu dia untuk lebih berani.

    9. Cobalah kenali teman-temannya, dan dalam perjalanan pulang, atau saat bersantai di rumah, cobalah untuk bertanya tentang teman-temannya, dan apa yang mereka lakukan di kelas. Hindari membanding-bandingkan anak Anda dengan teman-temannya. Tujuan Anda membicarakan teman-temannya adalah agar dia menjadi lebih akrab dan bukan untuk membuat dia merasa harus bersaing dengan mereka.

    10. Ada pepatah yang mengatakan bahwa Roma tidaklah dibangun dalam sehari, begitu juga proses ini. Dibutuhkan kesabaran dan sedikit kreativitas. Jangan mudah menyerah. Selamat mencoba, semoga bisa membantu.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

It is my sincere desire and hope that my writing will positively influence readers, and help them be better and happier.

Hari Pertama Sekolah : Mari Buat Jadi Menyenangkan!

Hari pertama sekolah bagi anak terkadang menjadi tantangan tersendiri baik bagi si anak maupun orang tua. tetapi dengan kesabaran dan sedikit kreativitas kita bisa membuatnya menjadi proses yang menyenangkan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr