Bagaimana Menjelaskan tentang Seks pada Anak

Seks adalah hal yang dianggap tabu untuk dibicarakan pada anak bagi budaya kita, karena itu banyak orang tua tidak mau membahasnya. Padahal nilai-nilai mengenai seks perlu untuk dibicarakan orang tua dan anak.

10,499 views   |   14 shares
  • Seks adalah hal yang dianggap tabu untuk dibicarakan pada anak bagi budaya kita, karena itu banyak orang tua tidak mau membahasnya. Padahal nilai-nilai mengenai seks perlu untuk dibicarakan bagi orang tua dan anak, agar anak mendapatkan arahan yang tepat dalam membatasi diri ketika mereka memiliki teman dekat lawan jenisnya.

  • Di zaman, banyak anak yang tidak mendapatkan penjelasan mengenai seks dari orang tua cenderung ingin mencobanya karena mendengarkan informasi dari luar tentang kenikmatan seks tersebut. Akibatnya banyak kasus yang menimpa anak remaja seperti hamil di luar nikah atau penyakit menular seksual yang disebabkan karena melakukan penyimpangan seksual ini.

  • Pelajaran biologi di sekolah juga mengajarkan sedikit tentang seks, akan tetapi pelajaran di sekolah tidak mengajarkan secara lebih luas mengenai dampak-dampak lain yang dapat berakibat buruk bagi anak. Saat anak Anda masih kecil mereka sudah mulai ingin tahu tentang tubuhnya pada waktu mandi atau saat sedang memakai pakaian. Anak melihat bagaimana ayah dan ibunya berpelukan atau berciuman. Anak juga melihat televisi, majalah, dan buku yang di dalamnya terdapat seorang pria dan wanita berbeda jenis kelamin yang berpasangan.

  • Tugas Anda sebagai orang tua harus menjelaskan tentang seks secara benar sejak dini, karena bila anak mendapatkan informasi yang keliru dari orang lain akan menimbulkan persoalan bagi anak di masa depan. Berikut adalah tips bagaimana menjelaskan seks kepada anak.

    1. Ketika anak Anda mulai bisa berbicara dan sewaktu memasuki usia sekolah acapkali anak bertanya tentang tubuh mereka. Jawablah secara jujur dengan pernyataan singkat. Jangan terlalu berlebihan saat menjelaskan kepada anak, misalnya terlalu menekankan dengan emosi atau mengulang-ulang pernyataan yang sama, karena anak akan bosan dan berhenti mendengarkan. Tetaplah sabar dan penuh kasih menjawab pertanyaan anak tentang seks karena anak memang perlu tahu mengenai hal ini. Hubungan baik yang terjalin antara Anda dan anak akan membuat anak dapat selalu berbicara terbuka dan leluasa dengan Anda.

    2. Ajarkan kepada anak secara cermat tentang sentuhan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh disentuh pada tubuh mereka oleh orang lain. Misalnya pada bagian dada atau kelamin adalah bagian yang terlarang untuk disentuh orang lain walaupun keluarga terdekat sekalipun.

    3. Pada usia awal sekolah 5-6 tahun, Anda mulai berbicara tentang perbedaan anak laki-laki dan perempuan. Pada usia 6-9 tahun, anak mulai berbicara tentang teman di sekolah misalnya "Kenapa si Mita tidak memiliki penis?" dan "Dari mana asalnya bayi?" Bila anak mengajukan pertanyaan-pertanyaan, jawablah pertanyaannya dengan bijaksana dan tetap tenang dan jelaskan apa artinya. Karena informasi yang salah tentang seks harus diberitahu untuk tidak disalahgunakan atau tidak menurut nilai-nilai budaya.

    4. Anak Anda mulai mendapatkan hal-hal mengenai seks dari dunia hiburan salah satunya televisi, musik dan film, juga dari saudara dekatnya. Sebelum anak Anda mencapai pubertas, Anda harus jelaskan tentang perubahan yang terjadi pada tubuh mereka sejak dini. Beritahu anak bahwa mereka akan mengalami perubahan dan hal itu bersifat alami. Misalnya pada anak lelaki akan tumbuh bulu-bulu di wajah atau ejakulasi akan terjadi pada mereka mulai dari usia 10-17 tahun dan pada anak perempuan akan tumbuh tunas payudara dan juga terjadi menstruasi yang bisa terjadi mulai dari usia 9-15tahun.

    5. Jelaskan dari hati ke hati mengenai sistem reproduksi untuk kedua jenis kelamin pria dan wanita. Bahas seperlunya tentang hubungan seksual, kehamilan, masa subur yang terjadi pada wanita, dan masturbasi. Tak kalah pentingnya dengan memakai nilai-nilai agama jelaskan mengenai hubungan heteroseksualitas, homoseksualitas, dan penyakit menular seksual yang ada di dunia.

  • Advertisement
  • Sebagai orang tua jawablah pertanyaan tentang seks dengan tepat dan jangan merasa sesuatu yang tabu untuk dibicarakan dengan anak. Penjelasan cukup dengan cara yang sederhana akan menolong anak mengerti dan memahaminya. Bangunlah kedekatan dengan anak agar mereka bisa belajar dari Anda dan bukan dari orang lain. Inilah saatnya Anda melakukan tanggung jawab sebagai orangtua yang mengasihi dan menginginkan yang terbaik bagi anak Anda.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Bagaimana Menjelaskan tentang Seks pada Anak

Seks adalah hal yang dianggap tabu untuk dibicarakan pada anak bagi budaya kita, karena itu banyak orang tua tidak mau membahasnya. Padahal nilai-nilai mengenai seks perlu untuk dibicarakan orang tua dan anak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr