Kiat Berdamai dengan Pasangan Anda

Yakinkanlah dia bahwa masa lalu dia adalah masa lalu dia dan masa lalu Anda adalah masa lalu Anda, tetapi masa depan adalah milik Anda berdua.

20,783 views   |   39 shares
  • Akan ada masa dalam kehidupan pernikahan di mana hubungan suami istri menjadi tidak harmonis. Bila hal ini terjadi, ingatlah kembali tujuan awal Anda membangun rumah tangga bersama dengan pasangan Anda. Tepiskanlah keegoisan pribadi, kesombongan dan keangkuhan supaya kehidupan pernikahan Anda dapat terselamatkan. Pasangan Anda diciptakan bukan untuk menjadi musuh Anda. Dia diciptakan bukan untuk Anda sakiti perasaannya. Dia diciptakan untuk menjadi rekan Anda yang sepadan dan membantu Anda dalam kehidupan melewati segala rintangan dalam suka maupun duka.

  • Bila saat ini hubungan pernikahan Anda dengan pasangan sedang tidak harmonis, maka segera putuskan, apakah Anda akan tetap memelihara permusuhan dengannya atau memilih berdamai? Sama sekali tidak ada gunanya memelihara permusuhan dengan pasangan Anda karena itu hanya akan semakin menambah beban Anda dan semakin melukai perasaannya. Oleh karena itu, bila Anda mengalami kesulitan untuk memulai berdamai dengannya, berikut ini ada beberapa saran yang dapat Anda lakukan, diantaranya:

  • 1. Introspeksi diri

  • Apakah Anda merasa diri Anda paling benar? Apakah Anda merasa semua masalah diakibatkan oleh pasangan Anda? Dalam sebuah kehidupan rumah tangga tidak ada siapa yang paling benar dan siapa yang salah, bila ada kesalahan itu adalah kesalahan Anda berdua. Oleh karena itu, cobalah untuk introspeksi diri sejenak, sadari bahwa tidak ada seorang pun manusia yang sempurna, dan setelah itu minta maaflah karena kelemahan Anda.

  • 2. Rendah hati

  • Sifat kerasa kepala, kesombongan, tinggi hati dan tidak mau mengalah seharusnya tidak dibawa ke dalam kehidupan pernikahan. Seharusnya, ketika Anda bertekad membangun rumah tangga dengannya hal-hal semacam itu sudah Anda buang jauh-jauh hari sebelumnya. Jadilah rendah hati, karena bila seseorang rendah hati, maka dia tidak akan mudah untuk tersinggung dan mudah memaafkan.

  • 3. Jangan kaku

  • Janganlah bersikap kaku terhadap pasangan Anda, jadilah fleksibel. Lepas dari pengalaman hidup Anda, atau proses pengasuhan yang Anda peroleh dari orang tua sejak Anda masih kanak-kanak, kekakuan hanya akan membuat pasangan Anda merasa tidak nyaman berada dekat dengan Anda.

  • 4. Jadilah penuh toleransi

  • Kebalikannya, jadilah penuh toleransi kepada siapapun terutama kepada pasangan Anda. Jangan terlalu mengekangnya, berilah dia kebebasan untuk memilih dan menjaga kepercayaan yang telah Anda berikan kepadanya. Bila pasangan Anda melakukan kesalahan berat, selingkuh mungkin, ini adalah benar-benar ujian untuk Anda, apakah Anda harus memaafkannya atau tidak. Untuk kasus ini sepertinya Anda harus meminta bantuan pihak ketiga dalam membuat keputusan.

  • Advertisement
  • 5. Berpikir positif

  • Berpikir positif adalah cara yang efektif untuk berdamai dengan pasangan Anda, karena bila seseorang mampu berpikir positif, maka ia tidak akan mudah memiliki pikiran buruk kepada orang lain atau selalu merasa curiga, khususnya terhadap pasangan.

  • 6. Mengingat masa-masa romantis berdua

  • Masa pacaran seharusnya tidak berakhir ketika pasangan telah menikah, namun masa pacaran harusnya tetap bisa dipertahankan meskipun telah menikah. Mengapa demikian? Hal ini bertujuan supaya tetap bisa memelihara masa-masa romantis dan membangkitkan semangat cinta sama seperti ketika Anda baru mengenalnya dulu. Oleh karena itu, bila saat ini Anda sedang bermusuhan, maka ingatlah kembali masa-masa romantis ketika Anda masih pacaran dulu, yakinlah bahwa jika Anda mencintainya dengan tulus, maka Anda tidak akan pernah memiliki keinginan untuk memusuhinya.

  • 7. Menghargai pasangan

  • Umumnya penyebab konflik dalam rumah tangga karena tidak adanya sikap saling menghargai di antara pasangan. Oleh karena itu, hargailah pasangan Anda, hargai apa saja - bahkan untuk hal terkecil sekalipun yang telah dia lakukan demi Anda dan keluarga Anda.

  • 8. Meminta bantuan orang lain

  • Kadang ketika pasangan Anda telah begitu tersakiti hatinya sehingga menyebabkan sulit untuk mendapatkan kata maaf darinya. Maka untuk bisa meredakan rasa sakit hatinya, Anda dapat meminta bantuan orang lain yang dekat dengan pasangan Anda untuk memberitahunya bahwa Anda ingin berdamai dengannya. Anda dapat meminta bantuan orang tuanya, saudaranya atau teman baiknya untuk menyampaikan keinginan tulus Anda dan berjanjilah dalam hati untuk tidak mengulanginya lagi.

  • 9. Tidak lagi mengungkit masalah

  • Ajaklah pasangan Anda untuk melupakan pertikaian yang telah terjadi, jangan pernah lagi mengungkit-ungkit masalah yang menjadi penyebab pertikaian tersebut. Yakinkanlah dia bahwa masa lalu dia adalah masa lalu dia dan masa lalu Anda adalah masa lalu Anda, tetapi masa depan adalah milik Anda berdua.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Kiat Berdamai dengan Pasangan Anda

Yakinkanlah dia bahwa masa lalu dia adalah masa lalu dia dan masa lalu Anda adalah masa lalu Anda, tetapi masa depan adalah milik Anda berdua.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr