Tips Mengatasi Obesitas pada Anak

Obesitas merupakan suatu kondisi di mana seseorang memiliki kelebihan berat badan yang disebabkan oleh banyaknya lemak. Sebagai orang tua yang memiliki anak yang obesitas, Anda sebaiknya membantu mereka untuk mengurangi berat badan mereka.

1,841 views   |   shares
  • Obesitas merupakan suatu kondisi di mana seseorang memiliki kelebihan berat badan yang disebabkan oleh banyaknya lemak. Banyak penyebab yang dapat membuat seseorang obesitas, misalnya karena jumlah asupan makanan yang berlebihan, pola makan sehari-hari yang tidak tepat dan kurangnya gerak pada tubuh.

  • Saat ini telah banyak anak yang mengalami obesitas, namun tidak semua orang tua menyadari bahwa obesitas berbahaya bagi anak mereka. Obesitas pada anak dapat menimbulkan gangguan metabolisme bagi tubuhnya yang disebabkan oleh lemak yang sudah terlalu banyak menyumpal pada pembuluh darah sehingga menghambat jalannya oksigen ke otak yang mengakibatkan kemampuan anak untuk menalar pelajaran menjadi sulit. Berdasarkan penelitian, pada anak yang sejak balitanya mengalami obesitas, biasanya memiliki IQ lebih rendah dibandingkan anak pada umumnya. Hal-hal ini sangat berdampak kurang baik bagi anak karena dapat menghambat prestasi anak di sekolah bahkan aktivitas sehari-harinya.

  • Ada seorang anak obesitas yang berusia 7 tahun. Pada suatu hari orang tuanya mendapati dia tidak sadarkan diri dan mereka langsung membawanya ke rumah sakit. Setelah dokter memeriksa kondisinya, dokter mengatakan dia telah meninggal karena pendarahan pada otaknya. Kisah anak ini merupakan salah satu dari sekian banyak kisah anak yang meninggal akibat obesitas.

  • Ciri-ciri anak obesitas

  • Sebagai orang tua, kita terkadang tidak sadar bahwa anak kita obesitas. Berikut adalah ciri-ciri untuk mengenali sejak dini apakah anak Anda obesitas.

    1. Perkembangan tak seoptimal anak lain yang berbobot normal. Misalnya belum bisa berjalan di usia lebih dari 18 bulan. Di usia 2 tahun masih sulit menangkap dan melempar bola, serta tak lincah berlari-lari. Atau di usia 3 tahun belum dapat diajak main bola.

    2. Mengalami gangguan pada keseimbangan. Misalnya, anak sulit menjaga keseimbangan ketika harus berjalan.

    3. Cepat merasa lelah. Misalnya ketika anak berjalan atau berlari, cepat terengah-engah atau sesak napas. Ia tak kuat berjalan lama dan lamban dalam melakukan aktivitas.

  • Cara mengatasinya

  • Sebagai orang tua yang memiliki anak yang obesitas, Anda sebaiknya membantu mereka untuk mengurangi berat badan mereka. Banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak agar termotivasi dalam menurunkan berat badannya, berikut adalah tipsnya:

    1. Jangan pernah memanggil "si Gemuk" pada anak, karena hal ini dapat membuat anak menjadi tidak percaya diri.

    2. Bangunlah rasa percaya diri anak dengan perkataan yang menyemangati, misalnya katakan pada anak "Dek, kamu ganteng sekali, apalagi bila bobotmu sedikit berkurang, pasti akan semakin ganteng."

    3. Bekali anak dengan berbagai keterampilan sesuai potensinya yang dapat membuat anak menjadi aktif dan melakukan lebih banyak aktivitas.

    4. Kurangi permainan yang tidak membakar kalori tubuh, misalnya permainan komputer. Tingkatkan permainan yang dapat membakar kalori seperti olahraga bagi anak lelaki atau menari bagi anak perempuan.

    5. Berikan anak kesempatan untuk bergaul seluas-luasnya dan bermain dengan teman-temannya di luar rumah. Sesekali ajaklah anak bermain di taman dan melakukan kegiatan yang dapat membuat anak aktif.

    6. Atur pola makan anak dan berikan anak makanan yang sehat. Jangan membiarkan anak selalu ngemil dan membiasakan anak jajan di luar rumah karena kebersihan dan kandungan pada jajanan makanan di pinggir jalan tidak sehat dan dapat menambah berat badannya.

    7. Dalam proses membantu anak mengatasi obesitasnya, sebagai orang tua Anda mesti membantu anak dalam hal penampilan, agar anak tidak kehilangan kepercayaan diri untuk bersosialisasi dengan teman-teman sekitarnya.

  • Advertisement
  • Kegemukan yang berkelanjutan berpotensial menyebabkan masalah kesehatan di masa depan. Selain mengurangi berat badan anak, Anda juga mesti untuk mengenali kemampuan anak Anda sejak dini, hal ini dapat membantu anak memiliki tujuan di masa depan. Bantulah anak dalam mengarahkan mereka mengembangkan kemampuan yang mereka miliki. Jangan menjadikan obesitas sebagai hambatan bagi pertumbuhan anak. Bila anak mendapatkan bimbingan yang baik dari orang tuanya, anak tersebut akan tumbuh dengan optimal. Terhambat tidaknya perkembangan anak yang memiliki kondisi obesitas selalu bergantung dari kemampuan dan peran Anda sebagai orang tua dalam menanggapi masalah obesitas pada anak Anda sejak dini.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Tips Mengatasi Obesitas pada Anak

Obesitas merupakan suatu kondisi di mana seseorang memiliki kelebihan berat badan yang disebabkan oleh banyaknya lemak. Sebagai orang tua yang memiliki anak yang obesitas, Anda sebaiknya membantu mereka untuk mengurangi berat badan mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr