Cintailah Kebudayaan Indonesia

Banyak anak-anak tidak mengenal kebudayaannya sendiri, sehingga warisan kebudayaan di Indonesia semakin terabaikan. Kita sebagai orang tua memiliki peran untuk memperkenalkan kebudayaan yang kita miliki pada anak.

3,675 views   |   2 shares
  • Indonesia memiliki begitu banyak pulau sehingga Indonesia disebut sebagai "Negara Kepulauan". Jumlah pulau di Indonesia menurut data Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia tahun 2004 hingga saat ini adalah sebanyak 17.504 buah. 7.870 di antaranya telah mempunyai nama, sedangkan 9.634 belum memiliki nama. Lima diantaranya merupakan pulau besar yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua sedangkan yang sisanya merupakan pulau-pulau kecil. Dari sekian banyak pulau yang ada di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya memiliki beraneka ragam kebudayaan, dapat diperkirakan kebudayaan yang ada di Indonesia sangatlah banyak, sehigga menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki kebudayaan terbanyak di dunia.

  • Banyak sekali warisan kebudayaan kita yang dikenal di seluruh dunia, seperti Kain Batik, Tari Bali, Alat Musik Gamelan Jawa atau Bali, Bela Diri Pancat Silat, bahkan Candi Borobudur yang adalah salah satu dari lima keajaiban dunia, dan masih banyak lagi. Sebagai Warga Negara Indonesia, kita hendaknya bangga akan warisan kebudayaan yang kita miliki dan kita juga perlu untuk terus melestarikannya. Tetapi, yang menjadi keprihatinan kita saat ini, banyak anak-anak tidak mengenal kebudayaannya sendiri, sehingga warisan kebudayaan di Indonesia semakin terabaikan. Kita sebagai orang tua memiliki peran untuk memperkenalkan kebudayaan yang kita miliki kepada anak-anak, agar anak-anak kita dapat mengenal dan turut serta melestarikan kebudayaan kita. Berikut adalah tips yang dapat membantu kita membuat anak mencintai kebudayaan yang dimilikinya.

  • 1. Memperkenalkan asal usul leluhur mereka

  • Saat ini banyak anak yang tidak mengetahui asal usul mereka secara spesifik. Misalnya mereka hanya mengetahui asal Ibu mereka dari Jawa dan Ayah mereka dari Maluku, dan tidak mengetahui lebih banyak lagi. Jangan biarkan anak Anda tidak mengetahui asal usul mereka. Perkenalkanlah pada anak Anda tentang asal usul mereka, baik dari garis keturunan Anda maupun pasangan Anda. Mulailah dengan mencoba bercerita atau berdongeng di sela waktu luang Anda bersama buah hati tentang asal usul leluhur mereka.

  • 2. Mengajarkan tradisi kebudayaan mereka

  • Tidak banyak anak yang memahami akan tradisi kebudayaan mereka, hal ini disebabkan akan beberapa hal, salah satunya karena zaman yang semakin berubah. Anak yang telah lahir di zaman modern ini lebih mengenal teknologi dibanding dengan kebudayaan mereka sendiri. Sebagai orang tua, kita sebaiknya memperkenalkan tradisi dalam kebudayaan kita sejak dini dengan cara mengajarkan tradisi dalam keluarga atau leluhur Anda yang masih melekat hingga sekarang misalnya seperti tradisi pernikahan suku Batak, suku Jawa atau tradisi lainnya yang Anda ketahui.

  • Advertisement
  • 3. Melihat peninggalan kebudayaan yang masih ada

  • Banyak anak yang tidak peduli terhadap kebudayaannya karena menganggap kebudayaan adalah sesuatu yang membosankan, padahal tidak demikian. Banyak peninggalan kebudayaan yang menjadi tempat wisata menarik untuk keluarga. Di setiap daerah tentunnya memiliki peninggalan kebudayaan,misalnya di Jawa, banyak tempat wisata yang bisa kita perkenalkan kepada anak kita sebagai warisan kebudayaan, contohnya candi dan museum atau di Sulawesi Selatan seperti Benteng atau rumah-rumah adat yang unik lainnya. Ketika ada kesempatan, ajaklah anak Anda untuk berlibur sambil memperkenalkan peninggalan kebudayaan mereka di kampung halaman Anda dan pasangan Anda.

  • 4. Menonton pertunjukan kebudayaan

  • Jika Anda tidak dapat berkunjung langsung ke kampung halaman, Anda dapat mengajak anak untuk menonton pertunjukan kebudayaan. Misalnya mengajak anak menonton tarian tradisional atau pertunjukan teater tentang kebudayaan pada acara-acara tertentu.

  • 5. Ajari mereka salah satu dari warisan kebudayaan kita

  • Banyak warisan kebudayaan yang dapat kita warisi bagi anak-anak kita, misalnya dengan mengajarkan anak untuk menyanyikan lagu daerah yang berasal dari kampung halaman kita, atau mendaftarkan anak ke sebuah kelompok belajar menari tradisional.

  • Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk membuat sang buah hati mencintai kebudayaannya sendiri. Meski banyak pasangan memiliki dua kebudayaan yang berbeda, bukan berarti Anda tidak perlu memperkenalkan kebudayaan Anda berdua kepada anak Anda. Jadikanlah perbedaan itu sebagai hal yang menarik untuk anak Anda sehingga dia menjadi bangga akan keragaman kebudayaan yang dimilikinya.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Cintailah Kebudayaan Indonesia

Banyak anak-anak tidak mengenal kebudayaannya sendiri, sehingga warisan kebudayaan di Indonesia semakin terabaikan. Kita sebagai orang tua memiliki peran untuk memperkenalkan kebudayaan yang kita miliki pada anak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr