Menghilangkan Kebiasaan Buruk

Pernahkah anggota keluarga Anda mempunyai kebiasaan buruk yang membuat semua orang di rumah merasa kesal? Bagaimana Anda dapat membantu orang itu menghilangkan kebiasaan buruknya?

3,037 views   |   shares
  • Setiap orang pasti pernah mempunyai kebiasaan buruk seperti menggigit kuku, menggaruk kepala yang tidak gatal, mengernyitkan hidung tanpa sebab dan banyak lagi lainnya. Kebiasaan ini kadang-kadang tidak mengganggu, namun ada yang sangat mengganggu orang lain. Pernahkah anggota keluarga Anda mempunyai kebiasaan buruk yang membuat semua orang di rumah merasa kesal? Bagaimana Anda dapat membantu orang itu menghilangkan kebiasaan buruknya?

  • Mengisap jempol

  • Anak-anak mempunyai kebiasaan mengisap jempol, mengisap dot penenang alias empeng atau mengisap ujung selimut. Kebiasaan itu akan hilang dengan sendirinya sesudah mereka tumbuh lebih besar. Ketika putra saya masih kecil kami selalu bingung mencari empengnya karena mudah hilang. Karena itu kami membeli lima empeng memberinya tali dan mengalungkan 3 di leher putra saya dan menyimpan yang 2 lagi untuk cadangan. Dengan tenang dia mengisap empeng berganti-ganti, tidak pernah lagi rewel karena kehilangan empeng. Kebiasaan ini hilang dengan sendirinya ketika dia sudah berusia 3 tahun. Anak-anak yang terlanjur membawa kebiasaannya sampai besar membuat orang tuanya bingung. Mereka menaruh minyak ikan atau brotowali di jempol atau empeng si anak untuk membuatnya berhenti mengisap jempolnya.

  • Mengorek hidung

  • Kebiasaan ini memalukan orang tua, bila mereka melihat anaknya mengorek hidung pasti mereka akan menegurnya. Tetapi bagaimana menghentikan kebiasaan ini? Biasakanlah untuk membersihkan hidung anak-anak sewaktu di kamar mandi. Dan ajarkanlah kepada mereka untuk tidak mengorek hidung di depan umum. Suruhlah ke kamar mandi bila ingin membersihkan hidung. Ada satu lagi kebiasaan yang sama joroknya, mengorek telinga. Orang sering menganggap ini tidak separah mengorek hidung tetapi sebenarnya sama jeleknya. Dalam sebuah foto seorang reporter menangkap dengan kameranya seorang pejabat yang sedang mengorek telinganya di depan umum, sungguh memalukan, walau mungkin telinganya bukan kotor melainkan gatal karena alergi atau sesuatu yang lain.

  • Mengedipkan mata

  • Ipar saya semasa remaja pernah mempunyai kebiasaan mengedip-ngedipkan mata padahal tidak ada debu atau pasir yang masuk ke matanya. Ada saja selalu kebiasaan buruknya. Bila sudah berhenti yang satu ganti yang lain. Saudara-saudaranya merasa terganggu dengan kebiasaannya ini. Mereka memutuskan untuk menamparnya setiap dia mengedipkan mata seperti orang cacingan. Akhirnya dia menghentikan kebiasaan buruknya itu entah karena kaget atau karena tidak mau kena gampar setiap kali. Kasihan juga tetapi cara ini manjur untuk menghentikan kebiasaan buruk asalkan jangan menampar terlalu keras.

  • Advertisement
  • Menggertak gigi

  • Ada orang yang selalu menggertakkan gigi ketika tidur sehingga giginya rusak. Dokter gigi mempunyai alat untuk menghentikannya. Selubung dari plastik atau akrilik yang dipasang di mulut membuat gigi-gigi atas dan bawah tidak bisa saling beradu. Anda mungkin tetap menggertakkan gigi namun tidak lagi merusaknya. Konon yang menyebabkan orang menggertakkan gigi adalah stres. Karena itu sebisa mungkin kurangi stres. Kebiasaan ini dapat mengakibatkan rusaknya sendi rahang. Cara menanggulanginya antara lain dengan mengendurkan otot melalui olahraga (bukan hanya rahang tetapi seluruh badan), pijat, menempel handuk kecil yang hangat ke rahang, minum pil anti nyeri seperti ibuprofen yang juga berguna untuk mengendurkan otot.

  • Menegangkan rahang

  • Kalau orang yang menggertakkan gigi sadar karena dia mendengar giginya bergemeletuk atau teman tidurnya memberitahu dia, orang yang menegangkan rahang sering tidak menyadarinya. Saya sendiri pernah mempunyai kebiasaan buruk ini. Biasanya ketika memasak dan harus memotong-motong sesuatu yang keras dengan pisau yang agak tumpul tanpa terasa saya menegangkan rahang. Suatu saat rahang saya mungkin bergeser sendinya sehingga susah untuk mengatupkan rahang itu kembali. Perlahan-lahan sesudah otot mengendur rahang itu kembali seperti semula. Namun yang terakhir kalinya rahang itu tidak pernah kembali dan akhirnya menyesuaikan diri sehingga tidak lagi keluar dari sendinya. Atau mungkin tanpa saya sadari stres saya berkurang dan saya tidak pernah menegangkan rahang lagi.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Menghilangkan Kebiasaan Buruk

Pernahkah anggota keluarga Anda mempunyai kebiasaan buruk yang membuat semua orang di rumah merasa kesal? Bagaimana Anda dapat membantu orang itu menghilangkan kebiasaan buruknya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr