Kekerasan dalam Rumah Tangga

Apa pun alasannya kekerasan dalam rumah tangga tidak dapat dibenarkan.

2,718 views   |   6 shares
  • Baru-baru ini Ray Rice, seorang pemain NFL di AS masuk berita, bukan karena kehebatannya bermain bola namun karena sudah meninju calon istrinya sampai pingsan di dalam elevator. Ketika elevator itu terbuka dia menyeret calon istrinya keluar. Perbuatan sadisnya di bulan Februari ini ditangkap kamera pengamat dan bocor ke media baru-baru ini sehingga menjadi pembicaraan hangat orang banyak. Yang lebih menyedihkan istrinya membela dia dan menyalahkan orang-orang yang ikut campur dalam persoalan rumah tangganya. Apa yang harus Anda lakukan bila sebagai istri Anda mengalami tindakan seperti ini?

  • Tidak ada alasan

  • Apa pun alasannya kekerasan dalam rumah tangga tidak dapat dibenarkan. Namun orang tidak suka dirinya dicap "korban," karena itu menurut pakar perundungan dalam rumah tangga, Angela Parker, "Korban perundungan biasanya mencari alasan untuk membenarkan perilaku teman hidupnya. Dengan demikian korban merasa dia memperoleh kembali sebagian dari martabatnya yang hilang karena perundungan itu."

  • Permintaan maaf

  • Biasanya si pelaku kekerasan menyembah-nyembah minta maaf seusai merundung teman hidupnya. Karena itu si korban merasa luluh hatinya dan menerima permintaan maaf itu. Namun sayangnya, siklus ini akan berulang kembali berkali-kali. Tidak ada jaminan bahwa permintaan maaf yang tampaknya tulus itu akan menjadi yang terakhir.

  • Penyebab

  • Apa yang menjadi penyebab kekerasan itu? Dalam hal Ray Rice yang menjadi penyebabnya kemungkinan adalah profesinya sebagai pemain bola. Olahraga ini membutuhkan kekuatan untuk menubruk dan bertahan, dalam kata lain keras lawan keras. Caranya mempertahankan kubu regunya ini dipraktekkan terhadap calon istrinya. Dalam video itu terlihat mereka bertengkar dan calon istri Ray, Janay, menampar Ray yang dibalas dengan tinju yang mengakibatkan Janay k.o. Kemungkinan lain ialah kegemaran minum-minum atau sikap pemarah dari si perundung. Jika teman hidup Anda pemabok atau pemarah dan ringan tangan dia harus mencari penasihat perkawinan atau ahli psikologi untuk membantu menyembuhkan tabiat buruknya.

  • Jangan bertahan

  • Bila Anda mempunyai rekan hidup yang ringan tangan Anda tidak perlu mempertahankan rumah tangga seperti itu kecuali rekan hidup Anda benar-benar mau berubah dengan mencari bantuan ahli dan tidak mengulang kebiasaannya menjadikan Anda sasaran tinju atau tamparannya. Anda harus mampu menentukan batasnya, sekali sudah lebih dari cukup. Tidak jarang perbuatan ini berlanjut menjadi penyiksaan dan Anda tidak perlu menunggu sampai nyawa Anda melayang. Kekerasan menunjukkan bahwa dia tidak menghormati Anda. Jangan pernah merasa bahwa dia memukul karena Anda yang salah. Kesalahan tidak perlu dihukum dengan kekerasan. Jangan juga menganggap itu sudah nasib Anda. Tinggalkan suami yang suka memukul.

  • Advertisement
  • Siapa korbannya

  • Bukan saja istri yang menjadi korban, namun juga anak-anak kecil. Anak-anak yang lemah dan tidak berdaya itu menjadi bulan-bulanan menanggung azab sengsara kemarahan orang tuanya. Apalagi jika salah satunya adalah orang tua tiri atau pacar ibunya. Sebaliknya dari menjadi pembela atau penengah si ibu membiarkan teman hidupnya merundung anak-anaknya. Dalam beberapa kasus perundungan itu berakibat fatal dan si ibu masih saja bersekongkol menutup-nutupi perbuatan salah rekan hidupnya. Anak-anak di Amerika mengerti bahwa mereka dapat menelepon 911 untuk melaporkan tindakan semena-mena orang tua mereka, tetapi masih saja terjadi perundungan yang berakhir tragis.

  • Perlindungan

  • Bila Anda tidak mempunyai kerabat yang tinggal di dekat Anda, ke mana Anda mesti mencari perlindungan dalam keadaan genting? LBH APIK (Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan) ada online dan di mana-mana. Bila Anda tidak mempunyai komputer Anda dapat datang ke alamat berikut ini atau telepon untuk bertanya di mana LBH APIK terdekat. Lembaga ini memberi bantuan medis, psikologi, hukum, bahkan tempat penginapan sementara. Rahasia Anda akan dijaga baik-baik.

  • LBH-APIK Pelayanan: Kekerasan pada wanita & Konsultasi Hukum Jl. Raya Tengah no.16, Rt 01/09 Kramatjati Jakarta 13540 Telp: (021) 877 97289 Email: apiknet@centrin.net.id Waktu pengaduan: 09:00-16:00 WIB (Senin s/d Jumat) Hubungi: Ibu Sriwiyanti

  • Di Yogyakarta: Rifka Annisa, Jl Kenari 10, Demangan Baru, Bpk Nurhasyim/Ibu Vira Telp: (0274) 543 644

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Kekerasan dalam Rumah Tangga

Apa pun alasannya kekerasan dalam rumah tangga tidak dapat dibenarkan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr