10 Tips Merawat Kulit yang Terbakar Sinar Matahari

Apa yang dapat Anda lakukan sekarang untuk merawat kulit yang telah terbakar sinar matahari? Apakah mungkin kulit Anda akan sembuh kembali seperti semula? Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

39,586 views   |   67 shares
  • Apakah Anda baru kembali dari liburan di pantai? Apakah Anda baru selesai mendaki gunung? Apakah Anda memiliki pekerjaan yang mengharuskan Anda berada di luar ruangan sepanjang hari? Maka Anda akan sangat familier dengan istilah sunburn atau kulit yang terbakar sinar matahari. Meskipun Anda sudah melumuri tubuh Anda berkali-kali dengan sunblock atau losion pelindung dari sinar matahari yang mengandung SPF tinggi, kulit Anda tetap gosong.

  • Jadi sekarang nasi sudah menjadi bubur, kulit Anda sudah terbakar sinar matahari sehingga berwarna kemerahan dan terasa perih. Apa yang dapat Anda lakukan sekarang untuk merawat kulit yang telah terbakar sinar matahari? Apakah mungkin kulit Anda akan sembuh kembali seperti semula? Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

  • 1. Dinginkan kulit yang terbakar

  • Segera dinginkan kulit Anda. Anda dapat mandi berendam air dingin atau mengompres kulit Anda dengan handuk yang sudah dibasahi air dingin. Hindari menggosok kulit Anda dengan sabun atau lulur mandi karena itu akan menimbulkan iritasi pada kulit yang sedang sensitif.

  • 2. Lemas, pusing atau demam

  • Jika Anda merasa lemas, pusing atau demam, konsumsilah obat penghilang nyeri atau sejenisnya. Segera kunjungi dokter Anda untuk pengobatan lebih lanjut.

  • 3. Kulit perih dan kemerahan

  • Jika kulit Anda menjadi terlalu perih dan merah, konsumsilah ibuprofen atau acetaminophen untuk mengurangi rasa perih dan iritasi kulit. Salep hidrokortison sangat berguna untuk membantu mengurangi rasa perih dan iritasi pada kulit terbakar sinar matahari. Gunakan sesuai anjuran dokter.

  • 4. Konsumsi air dan vitamin

  • Perbanyak minum air atau jus buah. Perbanyak juga makan sup atau buah-buahan yang banyak mengandung air seperti sup ayam atau buah semangka. Anda juga dapat mengonsumsi vitamin C dan E untuk mempercepat pemulihan kulit Anda. Anda dapat memanfaatkan buah tomat yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi sebagai olesan pada kulit yang terbakar atau Anda dapat membuat jus tomat untuk membantu proses penyembuhan dari dalam.

  • 5. Jangan menggaruk

  • Setelah beberapa hari, kulit Anda akan mulai mengelupas. Jangan menggaruk atau mengelupas kulit Anda pada tahap ini walaupun terasa sangat gatal dan tidak nyaman. Jika Anda menggaruk atau mengelupas kulit secara paksa, Anda akan beresiko meninggalkan bekas luka pada kulit Anda.

  • 6. Pelembab kulit

  • Anda dapat mengoleskan losion pelembab yang mengandung sari lidah buaya atau yogurt pada kulit yang sedang mengelupas agar tidak menjadi terlalu kering. Selanjutnya, Anda dapat menempelkan irisan mentimun pada kulit yang terasa panas dan perih. Anda juga dapat mengoleskan madu atau lip balm pada bibir yang mengelupas.

  • Advertisement
  • 7. Kulit melepuh atau lecet

  • Jika kulit Anda terbakar cukup parah hingga kulit Anda melepuh atau lecet, jangan pecahkan lepuhan tersebut. Hindari juga mengoleskan pasta gigi atau alkohol pada kulit Anda. Cukup kompres dengan kain kassa basah.

  • 8. Tabir surya

  • Untuk pencegahan terhadap paparan sinar matahari lebih lanjut pada kulit terbakar Anda, oleskan tabir surya 30 menit sebelum keluar ruangan, bahkan ketika cuaca mendung. Pilih tabir surya dengan SPF 15 atau 30 untuk menangkis sinar ultraviolet A dan B, memulihkan kesehatan kulit dan mencegah timbulnya kanker kulit.

  • 9. Kenakan topi dan pakaian pelindung

  • Setelah kulit Anda terbakar sinar matahari, biasanya akan memakan waktu sekitar 4-6 bulan untuk pulih seperti semula. Selama masa itu, kulit baru Anda akan lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari sehingga lebih mudah terbakar. Kenakan pakaian yang nyaman namun melindungi kulit Anda seperti topi lebar, baju lengan panjang, dan pakaian berserat rapat namun berbahan sejuk.

  • 10. Eksfoliasi kulit

  • Setelah kulit Anda pulih, Anda dapat melakukan proses eksfoliasi, yaitu mengelupas dan mengganti sel-sel kulit lama. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan garam mandi, lulur mandi atau pembersih yang mengandung alfa hidroksi. Lakukan secara teratur, misalnya 2-3 kali seminggu untuk mempercepat pertumbuhan sel-sel kulit baru.

  • Kulit yang terbakar sinar matahari memang tidak sedap dipandang, terlebih lagi terasa perih dan tidak nyaman. Namun, jika Anda melakukan langkah-langkah pengobatan dan perawatan yang tepat, Anda dapat segera memulihkan kesehatan kulit Anda. Selamat mencoba!

Bantu kami menyebarkan

Natalia Sagita is a mother, a professional translator and editor, a teacher, and an International Relations student in Jakarta, Indonesia.

10 Tips Merawat Kulit yang Terbakar Sinar Matahari

Apa yang dapat Anda lakukan sekarang untuk merawat kulit yang telah terbakar sinar matahari? Apakah mungkin kulit Anda akan sembuh kembali seperti semula? Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr