Mengenali dan Mencegah Depresi Pada Remaja

Seseorang yang sensitif biasanya tidak mudah diajak bercanda, tidak mudah tersenyum dan tertawa, mereka selalu memiliki pemikiran yang negatif terhadap sesuatu, antipati, dan tidak toleran menerima kritikan.

4,685 views   |   6 shares
  • Setiap orang dapat mengalami depresi tak terkecuali para remaja. Masa remaja yang identik dengan masa-masa paling menyenangkan dalam kehidupan seseorang ternyata tak selalu demikian adanya, ada saat di mana seorang remaja jatuh ke dalam suatu masalah yang akhirnya dapat membuatnya depresi. Sebagai orang tua Anda perlu memiliki kepekaan dalam mengenali gelagat putra-putri Anda yang berubah tidak seperti biasanya, segeralah beri mereka bantuan untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya karena remaja yang sedang mengalami depresi cenderung merugikan diri mereka sendiri dan orang lain di sekitarnya.

  • Kenalilah beberapa tanda depresi pada remaja berikut ini dan bagaimana cara mencegahnya:

  • 1. Mudah marah

  • Apakah akhir-akhir ini anak Anda berubah menjadi mudah marah, suka uring-uringan ketika Anda mintai tolong melakukan sesuatu atau ketika dia tidak bisa menyelesaikan sebuah tugas dari sekolahnya? Jika demikian maka kemampuan Anda sebagai orang tua dalam membantu mengatasi permasalahan mereka sedang diuji. Janganlah menjadi orang tua yang cuek, Anda perlu mendekati mereka dan mengajaknya berdiskusi dan mintalah mereka untuk terbuka mengutarakan kegalauan hatinya supaya Anda mengetahui masalah apa yang menjadi penyebabnya yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Tapi jika Anda mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan mereka Anda jangan ragu-ragu atau merasa malu meminta pertolongan orang lain atau orang-orang yang ahli dalam mengatasi permasalahan mereka.

  • 2. Palpitasi atau jantung berdebar

  • Jika anak Anda tidak memiliki riwayat penyakit jantung namun tiba-tiba dia mengalami jantung berdebar yang disertai sesak napas seperti seseorang yang mengidap penyakit jantung, setelah dibawa ke dokter dan melakukan cek up tubuh keseluruhan dinyatakan sehat tidak ada fungsi organ tubuh yang bermasalah dan semuanya dalam keadaan normal, kemungkinan anak Anda sedang mengalami depresi. Depresi yang menjadi penyebab palpitasi biasanya disebabkan oleh sebuah masalah yang dipendamnya terlalu lama tanpa dia memiliki kemampuan untuk bisa menyelesaikannya. Sebagai orang tua cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan sesering mungkin mengajaknya berkomunikasi, tunjukkan perhatian Anda, buatlah dia merasa nyaman dan tidak merasa sendirian, mintalah dia membuka lebar-lebar seluruh permasalahan yang sedang dihadapinya sehingga dia dapat merasakan lagi kelegaan dan beban yang selama ini ditanggungnya menjadi ringan.

  • 3. Sensitif

  • Advertisement
  • Seorang remaja yang sensitif bisa jadi dia sedang mengalami depresi. Seseorang yang sensitif biasanya tidak mudah diajak bercanda, tidak mudah tersenyum dan tertawa, mereka selalu memiliki pemikiran yang negatif terhadap sesuatu, antipati, dan tidak toleran menerima kritikan. Bantulah mereka yang sedang mengalami kejadian ini, seseorang yang sensitif memerlukan kasih sayang, kesabaran serta perlakuan lemah lembut dari orang tua mereka, buatlah mereka menyadari bahwa segala kesulitan yang saat ini sedang dihadapinya pasti ada hikmah serta jalan keluar untuk mengatasinya, buatlah mereka merasa percaya diri lagi.

  • 4. Bicara yang merancau yang tidak masuk akal atau melukai dirinya sendiri

  • Dalam tingkat yang lebih parah depresi dapat membuat seseorang tidak dapat mengenali dirinya sendiri atau orang-orang dekat di sekitarnya, tidak memahami apa yang dilakukan atau diucapkannya, dan terkadang justru mencederai dirinya sendiri. Semoga Anda atau anak Anda tidak sedang menghadapi situasi depresi yang satu ini, sebelum depresi seseorang menjadi hebat salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menyelesaikan permasalahan tersebut segera secepatnya, jangan terkesan membiarkan dan menganggap Anda atau anak Anda pasti kuat dan dia pasti dapat mengatasi sendiri permasalahannya.

  • 5. Sulit berkawan

  • Sebagai orang tua Anda perlu juga meluangkan sesekali waktu Anda untuk mengikuti kegiatan putra-putri Anda dan berkenalan dengan teman-teman mereka, perhatikan tingkah lakunya dan bagaimana cara dia berinteraksi dengan orang lain. Bila Anda mendapati putra-putri Anda merasa kesulitan dalam bergaul dengan orang lain, maka cari tahulah apa yang menjadi penyebabnya. Biasanya seorang remaja yang kurang pandai bergaul dan tidak memiliki teman cenderung lebih mudah untuk mengalami depresi, karena merasa dirinya tidak menarik, tidak normal secara fisik, tidak pintar, ceroboh, dan sebagainya yang dapat membuatnya merasa rendah diri sehingga teman-temannya menjauhi dirinya, atau hal yang lebih ironis lagi bila ternyata selama ini putra-putri Anda sering mendapat perlakuan kasar atau gertakan dari teman-temannya sehingga hal tersebutlah yang menjadi penyebab utama dia mengalami depresi. Anda sebagai orang tua harus bisa meyakinkan dirinya bahwa Anda adalah kawan sejati buat dirinya, berusahalah membangkitkan semangat dirinya untuk mau menerima apa pun keadaan dirinya, berikan contoh nyata sosok orang-orang besar yang dulu pernah mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari orang lain yang sekarang justru dapat berhasil dan berguna untuk orang lain karena mereka memiliki keyakinan yang kuat pada diri mereka.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Mengenali dan Mencegah Depresi Pada Remaja

Seseorang yang sensitif biasanya tidak mudah diajak bercanda, tidak mudah tersenyum dan tertawa, mereka selalu memiliki pemikiran yang negatif terhadap sesuatu, antipati, dan tidak toleran menerima kritikan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr