Mengenali Depresi

Kadang-kadang sulit mengenali depresi karena tidak seperti penyakit lain depresi berasal dari dalam otak kita. Mengenalinya sejak dini dapat membantu orang yang menderita depresi keluar dari keadaannya yang bisa berakibat fatal.

1,356 views   |   shares
  • Baru-baru ini kita dikejutkan dengan kematian aktor Hollywood terkenal Robin Williams. Aktor yang banyak membintangi film komedi ini mengakhiri hidupnya sendiri konon gara-gara depresi. Dia mampu membuat jutaan orang tertawa, tetapi sungguh tragis bahwa tidak ada orang yang dapat membuatnya tertawa ketika dia sedang membutuhkannya. Kadang-kadang sulit mengenali depresi karena tidak seperti penyakit lain depresi berasal dari dalam otak kita. Mengenalinya sejak dini dapat membantu orang yang menderita depresi keluar dari keadaannya yang bisa berakibat fatal. Di bawah ini tertera ciri-ciri orang yang depresi.

  • Tidak banyak bicara

  • Salah satu ciri-ciri orang yang menderita depresi ialah tidak banyak bicara. Bila ada yang mengajaknya berbicara jawabannya hanya sepotong-sepotong saja. Perilakunya anti sosial, dia tidak mau bergaul dengan banyak orang bahkan anggota keluarganya sendiri. Kadang-kadang tindakan orang yang depresi kurang bertanggung jawab, sembarangan dan tidak peduli akan orang lain.

  • Kehilangan minat

  • Seseorang yang tadinya memiliki hobi dan senang mengerjakan hobinya itu lalu tiba-tiba kehilangan minatnya kemungkinan menderita depresi. Tidak saja minat terhadap hobinya, tetapi juga minat terhadap keadaan sekelilingnya. Bahkan minat terhadap dirinya, kebersihannya dan kesehatannya.

  • Gejala mental

  • Orang yang menderita depresi mengira kemampuannya berpikir mundur, dia sulit konsentrasi, sering lupa dan tidak dapat memproses pikirannya dengan cepat. Dia juga sulit mengambil keputusan dan tidak bisa mengingat hal-hal kecil.

  • Gejala fisik

  • Penderita depresi kadang-kadang merasa sakit, entah sakit kepala atau rasa sakit di anggota badan lainnya. Padahal bila ke dokter sulit ditemukan penyebab penyakitnya itu dan obat-obatan tidak manjur untuk menyembuhkannya.

  • Selalu letih

  • Penderita depresi selalu merasa letih dan lesu. Mereka mengira kemampuan fisik mereka berkurang. Mereka merasa tidak berdaya untuk melakukan sesuatu. Seorang kenalan saya ditinggalkan suaminya sehingga menderita depresi. Selama beberapa minggu dia tidak bangun dari tempat tidurnya dan tidak mengurus dirinya.

  • Perubahan jadwal tidur

  • Kurang tidur, bangun terlalu awal, malam hari sulit tidur atau tidur berlebihan, semua itu merupakan tanda depresi. Bila biasanya Anda bangun jam 6 pagi dan tiba-tiba bangun jam 3 pagi atau tidur sampai jam 12 siang, kemungkinan Anda mengalami depresi.

  • Perubahan selera makan

  • Advertisement
  • Seseorang yang depresi sering kehilangan nafsu makan. Apa pun makanan yang tersaji di depannya, betapa pun lezatnya, tidak sanggup menerbitkan nafsu makannya. Sebaliknya ada pula yang makan secara berlebihan atau terus menerus untuk menghibur kekosongan hatinya. Makanan menjadi pelampiasan kesusahannya. Berat badan yang naik atau turun lebih dari 5% dari berat semula dalam sebulan merupakan tanda depresi.

  • Sedih tanpa sebab

  • Adalah lumrah seseorang bersedih bila ada seseorang yang disayanginya meninggal. Hal ini dapat mengakibatkan depresi sesaat. Tetapi bila depresi itu berlarut-larut dan menyebabkan air mata keluar tanpa sebab, ini berarti depresi berat. Penderita depresi merasakan kekosongan dan merasa seolah-olah jatuh ke dalam lubang yang dalam. Mereka merasa tidak sanggup keluar dari lubang gelap itu.

  • Perasaan bersalah

  • Penderita depresi kadang-kadang merasa tidak berharga dan tidak berdaya. Mereka merasa bersalah tanpa sebab atau menganggap depresi mereka sebagai tanda bahwa mereka lemah.

  • Pikiran bunuh diri

  • Mempunyai pikiran untuk bunuh diri atau mencelakai diri adalah tanda depresi berat. Bila Anda berpikiran untuk bunuh diri Anda harus segera mencari bantuan. Jangan menganggap remeh hal ini dan mengira bahwa pikiran seperti itu akan hilang sendiri.

  • Depresi dapat disebabkan oleh stres yang berkepanjangan, akibat kematian dari kerabat atau teman baik, kehilangan pekerjaan, perceraian dan lain sebagainya. Hal itu adalah wajar dan bukan menandakan diri Anda lemah, bukan pula alasan untuk merasa malu. Depresi adalah penyakit yang serius. Untungnya betapa pun parahnya depresi, dapat diobati dengan berhasil. Makin cepat diobati makin mudah diatasi. Jangan menunggu sampai berminggu-minggu. Pergilah ke dokter dan ikuti nasihat dokter dengan seksama.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Mengenali Depresi

Kadang-kadang sulit mengenali depresi karena tidak seperti penyakit lain depresi berasal dari dalam otak kita. Mengenalinya sejak dini dapat membantu orang yang menderita depresi keluar dari keadaannya yang bisa berakibat fatal.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr