Si Kecil dan Imajinasinya

Bermain imajinasi pada si kecil sangatlah memberi dampak positif pada banyak kemampuan yang sedang mulai berkembang di usianya.

1,046 views   |   1 shares
  • Pernahkah Anda mendapati si kecil berbicara sendiri dengan boneka-bonekanya? Atau dia berpura-pura menjadi sesuatu, putri atau pahlawan super misalnya? Mungkin sebagai orang tua terkadang kita bertanya-tanya baikkah bila si kecil memiliki imajinasi tinggi? Atau sampai di mana kita sebagai orang tua harus membatasi imajinasinya? Apakah kita harus membiarkan atau melarangnya? Jangan buru-buru kuatir berlebihan jika si kecil memiliki imajinasi yang tinggi. Pada dasarnya seperti yang kita semua ketahui otak manusia berkembang pesat pada usia batita. Itulah mengapa usia itu dikatakan sebagai golden age atau usia emas. Jadi wajar jikalau pada usia itu imajinasi si kecil berkembang pesat sejalan dengan perkembangan otaknya.

  • Dan sebenarnya kita sebagai orang tua malah bisa mendorong perkembangan otaknya dengan merangsang perkembangan imajinasinya. Itulah mengapa kebiasaan mendongeng sebelum tidur baik bagi si kecil, selain menjalin ikatan antara orang tua dan anak, hal itu juga mengembangkan daya pikir dan kemampuan bahasa si kecil. Bahkan tak ada salahnya kita mengajarkan nilai-nilai yang baik pada si kecil dengan menggunakan daya imajinasinya. Sebenarnya ketika si kecil sedang memainkan plot cerita di dalam pikirannya dan kemudian menjelma menjadi berdialog sendiri dengan bonekanya, pada saat itu dia sedang mengembangkan kemampuannya untuk mengenali emosi . Juga ketika dia berimajinasi menjadi suatu tokoh atau profesi seperti dokter atau pilot, sesungguhnya hal itu baik untuk pengembangan kepercayaan dirinya.

  • Bermain imajinasi pada si kecil sangatlah memberi dampak positif pada banyak kemampuan yang sedang mulai berkembang di usianya. Yang paling mendasar adalah kemampuan untuk berkomunikasi. Pada usia batita anak sedang mengembangkan kemampuannya untuk mengenal serta menyusun kosa kata. Dengan membacakan dongeng yang membangun imajinasinya terbukti sangat membantu si kecil menambah perbendaharaan katanya. Bermain imajinasi juga melatih si kecil untuk pandai memecahkan masalah. Menciptakan situasi imajinatif akan mengajarkan anak berpikir kreatif. Ini menjadi awal si kecil untuk belajar memecahkan masalah.

  • Oleh karena itu tidaklah perlu kita terlalu khawatir dengan imajinasi si kecil. Bahkan kita bisa mendorongnya dengan menyediakan properti sederhana untuk memainkan kisah imajinatifnya. Itu akan membuat kreatifitasnya lebih berkembang. Hanya saja perlu diingat untuk menghindari benda-benda yang berbahaya. Dan kita juga bisa meluangkan waktu untuk bermain dengan si kecil sehingga kita bisa memahami imajinasi dengan lebih baik. Tidak ada salahnya sesekali kita mendongeng cerita seraya memperagakan. Semisal kita bercerita tentang tokoh harimau cobalah untuk berpura-pura menjadi harimau. Kita juga bisa mengajarkan hal baik kepada anak sambil bermain imajinasi. Seperti misalnya kita ingin anak kita belajar membereskan mainannya sendiri, mainkan imajinasinya bahwa seorang pahlawan super akan dengan senang hati membantu ibu untuk membereskan mainan.

  • Advertisement
  • Lalu bagaimana ketika si kecil memiliki teman imajinatif? Para ahli percaya bahwa anak yang memiliki teman imajinatif akan menjadi anak yang kreatif dan mudah bergaul. Anak tersebut juga akan mampu mengelola rasa takut dan kemauannya. Namun kita harus peka. Jika si kecil mulai menyalahkan teman imajinatifnya untuk kesalahan yang dia lakukan kita harus mulai turun tangan. Tidak perlu dengan memarahi atau menyalahkan si anak, cukup berikan pengertian bahwa apa yang dia lakukan kurang tepat. Jelaskan dengan cara yang sederhana bahwa jika dia berbuat salah dia harus bertanggung jawab akan kesalahannya. Ajarkan juga bahwa dia tidak boleh mengulangi hal tersebut.

  • Begitu juga dengan memainkan peran pahlawan super. Ketika si kecil mulai tidak mau memakai pakaian lain selain baju pahlawan supernya misalnya, kita juga tidak boleh membiarkannya. Berikan penjelasan bahwa kostum itu bukanlah pakaian sehari-hari yang bisa dia kenakan setiap saat dan di mana saja. Hindari untuk memarahinya. Jelaskan dengan baik-baik. Buatlah dia mengerti bahwa ada batasan kapan dan di mana dia boleh memainkan imajinasinya. Tidak ada salahnya juga membuat peraturan-peraturan tertentu agar anak tidak melakukan permainan imajinasi yang berbahaya. Semisal seperti tidak boleh bermain api, atau memakai benda yang tajam. Ini penting dan harus dibiasakan. Membuat beberapa peraturan dasar yang menyangkut keselamatan tidak berarti kita membatasi imajinasi anak-anak kita.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

It is my sincere desire and hope that my writing will positively influence readers, and help them be better and happier.

Si Kecil dan Imajinasinya

Bermain imajinasi pada si kecil sangatlah memberi dampak positif pada banyak kemampuan yang sedang mulai berkembang di usianya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr