Bagaimana Kita Bisa Lebih Mengasihi Orang Lain daripada Diri Sendiri

Dengan meningkatkan empati kita kepada orang lain maka kita sedang membangun pondasi di mana kita dapat membangun di atasnya karakter kebaikan dan kemurahan hati.

2,092 views   |   shares
  • Apakah Anda pernah bertanya-tanya dalam hati dari mana Anda berasal, mengapa Anda berada di dunia ini, dan ke mana Anda akan pergi setelah kehidupan ini? Asal muasal kita adalah sesuatu yang rohani, kita tidak pernah tahu secara jelas darimana kita berasal, namun melalui iman kita dapat diyakinkan bahwa kita semua berasal dari Tuhan yang sama, bahwa kita semua ada karena tercipta oleh kuasa-Nya dan suatu hari kelak kita pasti akan kembali kehadirat-Nya.

  • Dalam kehidupan ini setiap orang yang telah dilahirkan ada bukanlah karena suatu kebetulan dan tanpa makna, melainkan setiap orang ada kerena mereka memiliki sebuah tujuan. Kita semua harus menyadari bahwa tujuan utama kita berada dalam kehidupan ini sesungguhnya adalah untuk belajar – belajar bagaimana mengembangkan kemampuan kita sebagai makhluk yang telah Tuhan ciptakan secara istimewa melebihi makhluk ciptaan-Nya yang lain.

  • Tujuan hidup setiap manusia di dunia ini bisa berbeda-beda, namun meskipun memiliki tujuan hidup yang berbeda-beda, tujuan hidup setiap manusia sebenarnya dapat dibedakan menjadi dua bagian utama, yaitu tujuan hidup manusia secara vertikal dan secara horizontal.

  • Tujuan secara vertikal

  • Apa pun iman kepercayaan Anda – Anda tidak akan pernah ragu untuk menjawab bahwa setiap dari manusia yang berada di bumi ini bukan ada dengan sendirinya, ada kuasa yang melampaui kemampuan berpikir manusia yang telah menciptakannya, Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa Semesta Alam. Tuhan mengharapkan setiap dari kita menyembah-Nya, Dia mengharapkan kita tidak pernah melupakan atau meninggalkan-Nya, Tuhan telah memfirmankan bahwa sejauh kita mematuhi perintah-perintah -Nya dan menjauhi segala bentuk larangan-Nya maka kita dijanjikan kedamaian serta sukacita baik dalam kehidupan ini maupun dalam kehidupan yang akan datang, namun apabila kita melanggar perintah-perintah-Nya maka akan ada konsekuensi yang harus kita tanggung karena pelanggaran kita.

  • Tujuan secara horizontal

  • Sebagai makhluk sosial manusia tidak bisa hidup secara individual, manusia harus mampu bersosialisasi dengan manusia yang lain, hidup berdampingan satu sama lain dalam suatu ikatan kasih dalam keluarga dan masyarakat. Tujuan manusia secara horizontal memang sangatlah kompleks, tiap-tiap individu memiliki kepentingan mereka masing-masing dalam mengisi kehidupan ini, namun janganlah pernah dilupakan bahwa tujuan kita di bumi ini harus tidak boleh lebih besar dari tujuan utama kita yaitu untuk bisa kembali secara terhormat ke hadirat Pencipta kita suatu hari nanti ketika waktu kita di bumi ini telah usai. Untuk bisa kembali ke hadirat pencipta kita salah satu perintah yang telah Tuhan berikan kepada kita adalah untuk dapat mengasihi orang lain melebihi kasih kita kepada diri sendiri, oleh karena itu supaya kita dapat lebih mengasihi orang lain ada beberapa hal yang perlu kita upayakan dalam kehidupan ini, di antaranya:

  • Advertisement
  • Mampu mengubah orientasi hidup untuk lebih mengasihi orang lain ketimbang mengasihi diri sendiri

  • Dalam lingkup terkecil dalam keluarga, orang lain yang dimaksudkan bisa orang tua kita, suami atau istri kita, anak-anak kita dan saudara-saudara kita. Dalam lingkup yang lebih luas orang lain bisa saja tetangga dan orang-orang yang tidak kita kenal. Dalam hidup di bumi inilah kesempatan yang diberikan kepada kita agar dapat belajar bagaimana menerapkan kasih kita kepada orang lain secara nyata, kita harus bisa mengubah orientasi hidup yang awalnya hanya mementingkan diri sendiri kini bagaimana caranya memprioritaskan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi. Hal ini tidak gampang karena kerendahan hati kita sedang diuji.

  • Meningkatkan empati kita kepada orang lain

  • Kita tidak pernah tahu keadaan serta situasi yang sedang dialami oleh orang-orang di sekeliling kita, oleh karena itu kita harus melatih rasa empati kita terhadap mereka. Hilangkanlah keangkuhan dalam diri kita agar kita dapat peka merasakan beban kesulitan yang sedang dialami oleh orang lain, dengan meningkatkan empati kita kepada orang lain maka kita sedang membangun fondasi di mana kita dapat membangun di atasnya karakter kebaikan dan kemurahan hati. Orang-orang akan dapat melihat ketulusan hati kita dan siapa saja yang tulus hatinya hal tersebut tidak akan pernah sia-sia.

  • Membagikan energi yang positif

  • Kerjakanlah hal-hal positif yang dapat berguna bagi orang lain di sekitar kita, perbanyaklah tersenyum, bagikan semangat, ide-ide serta solusi. Hadapilah setiap tantangan dalam kehidupan dengan ketabahan, selalu berpikir positif sehingga orang lain dapat menjadikan kita sebagai panutan, yakin dan percayalah bahwa dengan semakin banyak hal-hal positif yang kita lakukan untuk orang lain semakin banyak yang akan kembali kita terima.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Bagaimana Kita Bisa Lebih Mengasihi Orang Lain daripada Diri Sendiri

Dengan meningkatkan empati kita kepada orang lain maka kita sedang membangun pondasi di mana kita dapat membangun di atasnya karakter kebaikan dan kemurahan hati.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr