Tips Perawatan Kawat Gigi (Behel)

Bagi sebagian orang, behel terkadang sangat menyusahkan. Behel membutuhkan lebih banyak waktu dan perhatian untuk dibersihkan.

13,193 views   |   18 shares
  • Kawat gigi atau yang lebih dikenal dengan sebutan behel adalah alat terapi medis yang digunakan untuk merapikan susunan gigi yang bertumpuk, bercelah, terlalu maju atau terlalu mundur agar menjadi susunan gigi atas dan gigi bawah dengan bentuk gigitan yang sempurna. Pemasangan kawat gigi bukanlah prosedur sederhana yang dapat dilakukan dokter gigi biasa di puskesmas atau di klinik umum. Kawat gigi hendaknya dipasang oleh seorang dokter gigi spesialis, yaitu ortodontis. Berbagai prosedur awal seperti foto wajah tampak depan dan samping serta cetak gigi diperlukan sebelum proses pemasangan kawat gigi. Tak jarang satu atau lebih gigi harus dicabut dalam proses merapikan gigi dengan behel.

  • Penggunaan kawat gigi sudah tidak asing lagi di Indonesia. Yang dulunya sempat dianggap hanya untuk anak sekolah kutu buku sekarang sudah semakin populer dipakai oleh pria dan wanita dari segala usia dan lapisan masyarakat. Behel biasanya dipakai secara jangka panjang, berkisar antara 1-3 tahun.

  • Bagi sebagian orang, behel terkadang sangat menyusahkan. Behel membutuhkan lebih banyak waktu dan perhatian untuk dibersihkan. Behel juga sering membuat Anda sakit gigi atau sariawan. Selain itu, behel menjadikan gigi Anda terlihat agak kekuningan serta menjauhkan Anda dari beberapa jenis makanan keras dan lengket seperti apel, jagung, dan karamel. Namun, apabila Anda malas membersihkan gigi dan behel Anda, Anda akan beresiko merusak kesehatan mulut Anda. Hal yang paling umum terjadi jika Anda malas membersihkan gigi dan behel adalah menumpuknya plak, yaitu lapisan bakteri dan kotoran yang menempel pada gigi dan rongga mulut Anda. Plak inilah yang menjadikan gigi Anda terlihat kuning dan jika dibiarkan akan membentuk karang gigi berwarna hitam. Selain itu, malas merawat kebersihan gigi dan behel Anda akan menjadikan proses pemakaian behel lebih lama daripada seharusnya.

  • Jadi, bagaimana cara merawat behel sehingga terhindar dari plak dan karang gigi? Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

  • 1. Sikat gigi khusus behel

  • Gunakan sikat gigi khusus behel. Ortodontis Anda akan menawarkan atau merekomendasikan sikat gigi khusus ini. Biasanya sikat gigi ini berbentuk kecil dengan bulu sikat halus. Sikatlah gigi Anda minimal dua kali sehari atau sehabis makan. Ketika Anda menyikat gigi, pertama lakukan tanpa pasta gigi untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang menempel pada behel atau di sela-sela gigi. Kemudian, Anda lanjutkan dengan menyikat dengan menggunakan pasta gigi.

  • Advertisement
  • 2. Bersihkan sela-sela gigi

  • Ortodontis Anda juga akan membekali Anda dengan sikat tambahan untuk sela-sela gigi dan dental floss. Gunakan keduanya setiap kali Anda menyikat gigi untuk menghilangkan plak dan mencegah terbentuknya karang gigi.

  • 3. Pasta gigi untuk gigi sensitif

  • Ortodontis Anda akan merekomendasikan pasta gigi untuk gigi sensitif. Pergerakan gigi Anda akan mengakibatkan gigi dan gusi Anda menjadi sensitif dan cepat ngilu. Pasta gigi untuk gigi sensitif akan membantu mengurangi rasa ngilu pada gigi dan mencegah sariawan pada gusi.

  • 4. Obat kumur

  • Setelah menyikat gigi, Anda juga harus berkumur dengan obat kumur untuk memastikan kebersihan mulut yang menyeluruh.

  • 5. Konsumsi parasetamol

  • Setelah pemeriksaan behel rutin Anda, gigi akan terasa lebih sensitif daripada biasanya. Mulut Anda akan terasa mengencang dan nyeri. Ortodontis Anda mungkin akan menyarankan Anda untuk meminum parasetamol untuk menghilangkan rasa sakit pada mulut Anda.

  • 6. Wax ortodonti

  • Jika ada kawat atau hook yang menonjol dan menusuk gusi Anda, segera hubungi ortodontis Anda. Jangan coba mengoreksi kawat atau hook yang menonjol itu sendiri. Untuk solusi sementara, Anda dapat menempelkan wax ortodonti untuk menutup kawat atau hook yang menusuk gusi Anda.

  • 7. Konsumsi vitamin

  • Anda juga harus memperbanyak konsumsi kalsium, vitamin C dan D untuk memperkuat gigi dan gusi Anda.

  • 8. Hindari makanan keras

  • Hindari konsumsi makanan keras atau setidaknya jangan memotong langsung menggunakan gigi. Anda masih dapat mengonsumsi makanan keras seperti apel atau paha ayam apabila Anda memotongnya kecil-kecil terlebih dahulu.

  • 9. Hindari makanan lengket

  • Hindari juga makanan lengket seperti popcorn karamel atau permen kenyal. Selain mudah menyangkut di sela-sela gigi dan behel, makanan seperti ini dapat menarik lepas kawat atau karet behel dari tempatnya.

  • 10. Bersihkan setelah makan

  • Setelah makan, segera bersihkan sisa-sisa makanan dengan menggunakan tusuk gigi atau berkumur dengan air putih.

  • 11. Kunjungan teratur

  • Kunjungi ortodontis Anda secara teratur, biasanya setiap 4-6 minggu sekali. Turuti instruksi dan saran ortodontis Anda agar pengalaman mengenakan behel Anda sukses, nyaman dan bebas dari gangguan.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Natalia Sagita is a mother, a professional translator and editor, a teacher, and an International Relations student in Jakarta, Indonesia.

Tips Perawatan Kawat Gigi (Behel)

Bagi sebagian orang, behel terkadang sangat menyusahkan. Behel membutuhkan lebih banyak waktu dan perhatian untuk dibersihkan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr