Tetap Tegar Menghadapi Perceraian Orang Tua

Jangan pernah putus asa, bangkitlah serta lawanlah segala beban yang memblenggu Anda selama ini, belajarlah dari pengalaman orang tua Anda bahwa Anda yakin bisa menjadi lebih baik dari mereka.

14,837 views   |   30 shares
  • Menghadapi proses perceraian orang tua adalah hal yang sangat berat untuk dihadapi oleh seorang anak, membayangkan bahwa keluarganya sedang di ujung tanduk menuju kehancuran adalah mimpi buruk yang tak pernah ingin dialaminya. Ribuan atau bahkan hingga jutaan anak di penjuru dunia menghadapi hal ini setiap tahunnya, namun reaksi yang ditunjukkan oleh setiap anak dapat berbeda-beda, ada yang kuat dan bisa menerima kenyataan dengan kesiapan hati, namun tak sedikit pula yang ikut hancur dan akhirnya justru terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif.

  • Jika orang tua Anda sedang dalam proses untuk bercerai, tentu saja tak ada seorang pun yang bisa memahami dengan baik kesedihan Anda, tak ada seorang pun yang bisa memahami rasa sakit hati Anda, pula tak ada seorang pun yang bisa memahami betapa kecewanya hati Anda, tetapi ingatlah bahwa hidup ini adalah milik Anda, rasa takut, kecewa, frustrasi harus Anda kalahkan karena Anda bertanggung jawab penuh terhadap kehidupan dan masa depan Anda. Jangan pernah putus asa, bangkitlah serta lawanlah segala beban yang membelenggu Anda selama ini, belajarlah dari pengalaman orang tua Anda bahwa Anda yakin bisa menjadi lebih baik dari mereka.

  • Yakinkan diri Anda bahwa perceraian orang tua Anda bukanlah akhir dari segalanya. Simaklah beberapa tips berikut untuk menguatkan diri menghadapai perceraian orang tua Anda:

  • 1. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri

  • Kegagalan dalam membina rumah tangga bisa dialami oleh siapa saja, anak-anak sebagai anggota keluarga seharusnya tidak boleh memiliki pikiran bahwa kegagalan rumah tangga orang tuanya adalah diakibatkan oleh dirinya. Perceraian yang dialami oleh setiap orang tua memiliki permasalahan yang kompleks yang telah terjadi selama kurun waktu yang lama selama pernikahan mereka, oleh karena itu meskipun orang tua Anda telah memutuskan untuk berpisah, jangan merasa panik terlebih dahulu bahwa orang tua Anda akan membenci atau bahkan mentelantarkan Anda. Pada umumnya meskipun orang tua telah bercerai tapi kasih sayang mereka kepada anak-anaknya tidak akan pernah hilang.

  • 2. Menangislah

  • Tuhan mengaruniakan manusia kemampuan untuk menangis pastilah ada alasannya, menangis bukanlah suatu perwujudan kelemahan manusia tetapi sebuah cara yang manusia dapat gunakan untuk dapat meringankan beban hidup yang sedang dialaminya. Setelah menangis biasanya seseorang akan merasa tenang dan lega sehingga dia dapat berpikir kembali secara jernih. Menangislah jika memang Anda ingin, luapkan emosi Anda, jangan dipendam, lebih baik Anda menunjukkan sisi lemah Anda sebagai manusia daripada merasa sok kuat tetapi hati Anda hancur lebur.

  • Advertisement
  • 3. Curhat

  • Sebagai makhluk sosial manusia tidak bisa tidak membutuhkan orang lain untuk membantunya menyelesaikan sebuah permasalahan. Oleh karena itu, jika Anda merasa beban yang Anda rasakan berkaitan dengan proses perceraian orang tua Anda semakin tak tertahankan Anda harus bisa mengungkapkan kesedihan Anda kepada orang lain. Curahkan isi hati Anda kepada orang-orang terdekat Anda, carilah nasihat serta bantuan dan juga dukungan dari mereka sehingga Anda dapat merasakan kekuatan dalam mengatasi permasalahan yang sedang Anda hadapi.

  • 4. Tetap bersosialisasi

  • Jika Anda adalah anak tunggal jangan mengurung diri meratapi kesedihan Anda, tetaplah beraktifitas seperti biasanya dan jika memungkinkan perbanyaklah bersosialisasi dengan orang lain. Semakin banyak teman-teman baik yang Anda miliki, maka Anda tidak akan pernah merasakan kesepihan dan perceraian orang tua Anda tidak akan memiliki dampak yang signifikan terhadap diri Anda.

  • 5. Jangan memihak

  • Kadang dalam perceraian orang tua ada salah satu pihak dari orang tua Anda berusaha mempengaruhi Anda dan berusaha membuat Anda percaya bahwa penyebab perceraian adalah ayah atau ibu Anda. Disini Anda harus bisa bijaksana menyikapi, jangan mau terseret dalam arus pertikaian orang tua Anda, Anda diminta untuk tidak memihak ke salah satu pihak. Berdirilah di tengah-tengah dan sampaikan kepada mereka berdua bahwa Anda tetap mengasihi mereka sebagai orang tua Anda, jika salah satu pihak berusaha mendapatkan hak asuh Anda, maka Anda harus bisa meyakinkan pihak yang lain bahwa perceraian mereka nantinya tidak akan berdampak apa-apa, Anda akan tetap menganggap mereka berdua adalah orang tua Anda.

  • 6. Berdoalah mohon kekuatan kepada Tuhan

  • Tuhan sangat mengasihi setiap umat-Nya, tak seorang pun akan dibiarkan-Nya sendirian menghadapi kesulitan dalam hidup asalkan kita tidak meninggalkan-Nya. Doa adalah cara kita berkomunikasi dengan-Nya, dengan rendah hati serta kesungguhan memohonlah kekuatan kepada-Nya, dengan memperkuat keimanan Anda ketika badai hidup menerpa dapat menyelamatkan Anda dari keinginan untuk berbuat hal-hal yang negatif yang justru akan menambah kesulitan Anda.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Tetap Tegar Menghadapi Perceraian Orang Tua

Jangan pernah putus asa, bangkitlah serta lawanlah segala beban yang memblenggu Anda selama ini, belajarlah dari pengalaman orang tua Anda bahwa Anda yakin bisa menjadi lebih baik dari mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr