Tips untuk Memastikan Pengalaman Backpacking Anak Remaja Anda Aman dan Menyenangkan

Bagaimana jika anak remaja Anda ingin mulai mengepakkan sayap-sayap kecilnya dan mencoba bepergian ala backpacker?

1,425 views   |   2 shares
  • Anda mungkin sudah pernah mendengar istilah backpacking atau backpacker. Backpacking adalah salah satu cara bepergian secara murah meriah ke tempat tujuan wisata baik di dalam maupun luar negeri, dan seringkali agak sedikit menantang fisik. Orang yang melakukannya disebut backpacker. Backpacker bepergian dengan merencanakan perjalanannya sendiri, baik secara perorangan maupun secara berkelompok. Yang terpenting adalah bahwa perencanaan tersebut harus dibuat secara saksama dan memperhatikan anggaran sehemat mungkin tanpa mengesampingkan kenyamanan, kesenangan, dan keselamatan. Backpacking adalah bepergian dengan menerapkan prinsip ekonomi, yaitu menggunakan dana sesedikit mungkin untuk memperoleh manfaat semaksimal mungkin.

  • Backpacking kini semakin populer di Indonesia. Backpacker pemula banyak bermunculan dan bepergian baik ke negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam, maupun ke berbagai tujuan wisata unik dan menarik di dalam negeri, seperti Pulau Komodo, Kepulauan Karimunjawa, Gunung Semeru, Gunung Rinjani, dan sebagainya. Anda mungkin pernah melakukannya sewaktu muda dulu atau Anda masih melakukannya di waktu luang Anda sekarang. Anda mungkin juga belum pernah dan bahkan tidak berminat bepergian ala backpacker. Itu terserah Anda. Tetapi bagaimana jika anak remaja Anda ingin mulai mengepakkan sayap-sayap kecilnya dan mencoba bepergian ala backpacker?

  • Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda mendukung keputusan anak remaja Anda dan memastikan pengalaman backpackingnya aman dan menyenangkan:

  • Perencanaan yang matang

  • Anda bisa membantu anak remaja Anda untuk membuat perencanaan bepergian yang matang dari awal hingga akhir, seperti:

    1. Menentukan tempat tujuan yang akan dikunjungi, rute perjalanan, dan transportasi pulang-pergi, termasuk dokumentasi yang diperlukan. Jika anak Anda berencana untuk bepergian ke luar negeri, pastikan dia memiliki paspor dan visa. Jika dia berencana untuk mendaki gunung, biasanya surat keterangan kesehatan akan diperlukan.

    2. Mencari tahu informasi tentang tempat tujuan, misalnya situasi politik dan ekonomi, cuaca, adat istiadat, dan sebagainya. Hal ini diperlukan agar anak Anda siap berpakaian dan berperilaku sesuai iklim dan kebiasaan tempat tujuannya.

    3. Membuat anggaran. Ini termasuk biaya transportasi, penginapan, makan, jajan dan oleh-oleh. Sumber dana juga harus dibahas, misalnya sebagian besar dana perjalanannya berasal dari tabungan anak remaja Anda dan Anda menambahkan sisanya atau menyediakan dana cadangan secukupnya.

    4. Mempersiapkan perbekalan. Pastikan anak Anda membawa segala yang dia perlukan selama perjalanannya, mulai dari pakaian, obat-obatan, peralatan mandi, telepon genggam, kamera, baterai, pengisi daya, botol minum dan makanan ringan. Sarankan agar dia hanya membawa satu tas ransel yang kuat (daypack untuk muatan sedang atau carry-all untuk muatan besar) dan satu tas selempang sebagai tempat dompet, paspor, tiket dan telepon genggam. Pastikan perbekalannya sesuai dengan tempat tujuan wisata. Jika anak Anda ingin mendaki gunung, pastikan dia membawa sepatu mendaki, tenda, pakaian hangat, sleeping bag dan matras. Jika anak Anda ingin pergi ke pantai, pastikan dia membawa sunblock dan pakaian renang yang nyaman.

  • Advertisement
  • Ketika anak remaja Anda sedang bepergian

  • Ketika anak remaja Anda sedang berpetualang dan bersenang-senang ala backpacker, berikut adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk memastikan keselamatannya:

    1. Tetap berkomunikasi. Pastikan Anda secara rutin berkomunikasi dengan anak remaja Anda, baik melalui telepon, surat elektronik, maupun melalui pesan singkat. Anda juga bisa memantau kegiatan liburan anak Anda melalui akun jejaring sosialnya.

    2. Pastikan anak remaja Anda membawa kartu ATM sehingga Anda dapat menyuntikkan dana tambahan seandainya dia kehabisan uang tunai.

    3. Yang terpenting adalah bagi Anda untuk selalu mendoakan keselamatannya dan mengingatkan anak remaja Anda untuk selalu berdoa kepada Tuhan. Ingatkan dia untuk selalu menjaga perkataan dan perilakunya selama bepergian.

  • Sepulangnya anak remaja Anda

  • Terlepas dari pakaian kotor, kulit terbakar dan penampilan berantakan anak remaja Anda, sambutlah kepulangannya dengan bersemangat dan senang hati. Dengarkan cerita-cerita pengalaman backpackingnya, kagumi foto-foto yang diambilnya, perhatikan matanya yang berbinar-binar, senyumnya yang lebar, tubuhnya yang bertambah kuat, dan sikap barunya yang penuh kekaguman dan rasa syukur atas keindahan alam ciptaaan Tuhan. Panjatkan doa penuh syukur kepada Tuhan karena telah menjaga anak remaja Anda selama bepergian sampai dia pulang dengan selamat kembali ke pelukan Anda.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Natalia Sagita is a mother, a professional translator and editor, a teacher, and an International Relations student in Jakarta, Indonesia.

Tips untuk Memastikan Pengalaman Backpacking Anak Remaja Anda Aman dan Menyenangkan

Bagaimana jika anak remaja Anda ingin mulai mengepakkan sayap-sayap kecilnya dan mencoba bepergian ala backpacker?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr