Agar Anak Mematuhi Orang Tua

Makin pesatnya dinamika kehidupan modern, maka kiat membesarkan anak harus dipelajari, kita tidak lagi dapat meneruskan tradisi lama.

11,665 views   |   11 shares
  • Mungkin Anda sering mendengar orang tua menasihati anak-anak "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu." atau "Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya kamu berbahagia". Namun anak kita yang sudah mulai gede jarang mau menerima nasihat demikian. Oleh karena itu, saya akan mencoba menggagas beberapa kiat agar anak-anak Anda mau mendengarkan Anda.

  • Bina hubungan akrab dengan kaum remaja

  • Akrab berarti mereka menaruh kepercayaan kepada Anda. Setiap saat mereka menghadapi masalah di luar rumah, mereka memiliki pikiran bahwa mereka dapat pulang ke rumah, mencari perlindungan orang tua dan merasa nyaman berada di lingkungan mereka. Anda dapat membina hubungan ini dengan menciptakan lingkungan yang menyenangkan, misalnya, bila di rumah hati dan pikiran Anda juga ada di rumah, Anda memperlakukan anggota keluarga Anda, terutama anak bukan seperti orang sekantor atau teman bermain. Kebiasaan misalnya, menyuruh anak menjauh karena Anda menonton TV tidak menciptakan lingkungan itu, meskipun alasannya meminta anak belajar. Anak, terutama ketika masih kecil, seringkali suka bergurau di sekeliling Anda, karena mereka butuh perhatian Anda.

  • Tahan diri agar tidak terlalu bawel dan memberi banyak wejangan terlalu dini

  • Saya tahu semua itu lahir dari rasa kuatir, tapi harus menahan diri. Pikirkan waktu masih remaja dulu, betapa Anda tidak suka 'dikuliahi' orang tua, demikian pula remaja Anda. Kalau terlalu dini, juga seperti 'cry wolf' (Berteriak Serigala). Ini adalah kisah tentang seorang penggembala kecil yang kesepian. Suatu hari dia membuat lelucon dengan berteriak-teriak, "Serigala, serigala" sehingga orang kampung datang untuk 'menyelamatkannya'. Ternyata tidak ada serigala. Pada suatu hari ketika serigala benar-benar datang, dia berteriak, "Serigala-serigala" maka tak seorang pun datang membantunya karena mereka kira hanya lelucon konyol. Nasihat terlalu dini itu sama seperti membina anak Anda untuk tidak mempercayai nasihat Anda seperti cerita 'cry wolf'. Demikian pula dengan anak-anak kita. Orang tua yang bawel membuat anak kita mengabaikan nasihat kita yang berharga itu.

  • Kalau remaja menantang Anda untuk memberi penjelasan

  • Anda tidak tahu jawabannya, katakan terus terang mengapa Anda khawatir, biarkan dia yang mengambil keputusan sendiri. Misalnya, "jangan pulang lebih dari jam 10.00 malam." "Kenapa?" "Tidak tahu, ayah khawatir … apa saja … dari yang sederhana seperti tidak ada yang mengantarkan … sampai nanti teman-teman menggoda kamu menggunakan narkoba atau terlibat dalam hubungan seks." Mereka akan tahu bahwa orang tua mereka bukan paranormal yang dapat meramalkan dengan pasti apa yang akan terjadi, sehingga mereka akan membuat keputusan untuk lebih hati-hati atau pada saat berhadapan dengan godaan yang Anda khawatirkan, mereka menjadi waspada atau malahan mereka justru akan pulang sebelum pukul 10.00 malam, atau meminta Anda menjemput mereka pada jam itu.

  • Advertisement
  • Anda lebih tua dari anak Anda

  • Mereka mengharap Anda menjadi orang tua mereka bukan bersaing dengan mereka. Jadi, membina hubungan akrab bukan berarti Anda harus 'menurunkan' derajat Anda menjadi seperti teman mereka. Anda tidak perlu berdandan seperti mereka, berbicara seperti mereka, atau mendengarkan musik mereka, meskipun, kadang-kadang kita perlu belajar memahami istilah-istilah yang mereka pakai. Mereka sudah cukup memiliki teman, di rumah mereka menghendaki Anda menjadi orang tua mereka. Juga jangan membuat mereka hanya menganggap Anda sebagai seorang pencari nafkah dan menciptakan adik-adik mereka.

  • Siap sedia mendengarkan berita atau pertanyaan yang mengagetkan, seperti pertanyaan tentang seks

  • Jangan mengelak. Sekali mengelak, mereka tidak akan datang kembali kepada Anda. Walaupun Anda merasa 'risih' mendengarkan semuanya itu, tetapi cobalah menjadi pendengar yang baik. Bahkan sampai dewasa seperti sekarang, anak saya selalu mengajak berbincang dengan saya tentang banyak hal, seperti kesehatan dan hubungan keluarga mereka.

  • Sediakan waktu sebisa-bisanya untuk bersama anak Anda

  • Kadang-kadang saat yang paling menyenangkan adalah ketika sendirian bersama anak Anda. Misalnya, Anda pergi sendirian ke warung atau restoran untuk jajan. Seberapa sibuknya Anda, sediakan waktu karena kalau semuanya sudah berakhir, karier berakhir, dan Anda sudah pensiun, maka tinggal Anda dengan anak Anda. Siapa yang pantas diajak berbicara lagi? Teman bermain golf? Teman sekantor? Jangan harap! Mereka ramah karena Anda mungkin masih memiliki kekuasaan atau uang atau pengaruh dll. tetapi, sewaktu sudah berakhir semuanya, sebaiknya anak Anda masih tetap senang berbicara dengan Anda, dan mau mendengarkan Anda.

  • Sebaiknya Anda memiliki fokus tunggal dalam membesarkan anak-anak

  • Fokus itu adalah untuk mempersiapkan anak Anda untuk menyongsong hidup yang penuh dengan tantangan. Mungkin Anda tidak beruntung untuk menyediakan lingkungan yang mengurangi tantangan yang Anda hadapi sewaktu masih muda, Anda dapat mempersiapkan mereka bagaimana menghadapi tantangan dan tetap berhasil. Contohnya, bila semasa muda Anda tidak sempat kuliah, karena kurang dana. Sekarang pun anak Anda tidak dapat kuliah dengan dana Anda, karena Anda tidak berhasil secara finansial, maka Anda masih dapat menolong mereka menghadapi tantangan tersebut dengan memberi semangat agar mimpinya tidak dimatikan sendiri.

  • Jangan mematikan mimpi mereka dengan kenyataan

  • Advertisement
  • Biarkan mimpi mereka tumbuh dan berkembang. Banyak di antara kita tidak berhasil meskipun pernah bermimpi tinggi-tinggi sewaktu masih muda, karena kita terlalu menitikberatkan pada kenyataan. Kita adalah yang kita pikirkan. Perhatikan cara kita bermimpi, bukankah kita bermimpi untuk menjadi orang hebat, tetapi sering kali di akhir mimpi, kita membawa diri kita kembali kepada dunia kenyataan, sehingga kita tidak pernah dapat melihat kesempatan yang terpampang di depan mata.

  • Berilah kepercayaan dan waktu bagi anak Anda untuk menyelesaikan masalah apa pun yang dihadapinya

  • Bila anak Anda telah berjanji untuk membereskan permasalahan yang dihadapinya, tunjukkan kepercayaan Anda kepadanya dan berilah waktu kepadanya untuk membereskannya menurut caranya. Menanyakan dari waktu ke waktu untuk mengikuti perkembangannya adalah penting, tetapi yang penting Anda harus memberi kepercayaan dan waktu. Memberi nasihat bila diminta. Meskipun demikian, pastikan Anda memiliki rencana sendiri untuk mengatasinya, seandainya masalahnya itu menjadi tidak terkendali.

Baca, hidupkan, bagikan!

Sebagai penulis, Effian sangat terinspirasi dengan karya-karya John Grisham, Michael Creighton, David Baldacci, James Patterson dan Dan Brown. Kegiatan favoritnya selain menulis adalah memasak dan melukis.

Agar Anak Mematuhi Orang Tua

Makin pesatnya dinamika kehidupan modern, maka kiat membesarkan anak harus dipelajari, kita tidak lagi dapat meneruskan tradisi lama.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr