10 Cara Berhenti Mengasihani Diri Sendiri

Hampir semua orang pernah mengalami kekecewaan atau kesedihan besar yang menyebabkan mereka mengasihani diri sendiri.

9,032 views   |   15 shares
  • Patah hati, dikecewakan pasangan, kehilangan orang terkasih, kehilangan pekerjaan, atau diperlakukan semena-mena oleh orang lain tentu akan membuat Anda merasa terpukul dan sedih. Hampir semua orang pernah mengalami kekecewaan atau kesedihan besar yang menyebabkan mereka mengasihani diri sendiri.

  • Mengasihani diri sendiri adalah perasaan berlebihan yang berfokus pada ketidakbahagiaan diri sendiri atas masalah-masalah pribadi. Mengasihani diri sendiri adalah ketika kita berpikir bahwa masalah kita adalah yang terberat dibanding orang lain, kita mengalami hal terburuk dalam hidup, dan tidak seorang pun dapat memahami apa yang sedang kita alami.

  • Mengasihani diri sendiri sesungguhnya perasaan yang Anda buat sendiri, menyiksa diri Anda sendiri karena itu menghibur Anda dan membenarkan pemikiran Anda bahwa orang lainlah yang bersalah atas kesedihan atau kemalangan Anda. Dan terkadang, itu membenarkan diri Anda untuk menjadi orang yang cepat patah semangat dan enggan untuk berusaha menjadi orang yang lebih baik daripada Anda sekarang.

  • Tentu saja hal buruk terjadi dalam kehidupan dan itu tidak terelakkan. Namun, pilihan ada di tangan kita untuk menjadikan itu alasan untuk tetap terpuruk dalam kesedihan atau menjadikannya pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Singkatnya, pilihannya ada di tangan kita untuk menjadikan masalah sebagai batu sandungan atau batu loncatan.

  • Ada beberapa hal dapat kita lakukan untuk berhenti mengasihani diri sendiri, misalnya:

    1. Berhenti membandingkan keberhasilan atau kepemilikan orang lain dengan apa yang Anda miliki. Setiap orang memiliki rezeki dan jodoh serta masalah masing-masing. Jangan bandingkan kelebihan mereka dengan kekurangan Anda. Itu sangat tidak adil.

    2. Bangunlah rasa percaya diri, misalnya dengan berolahraga sampai Anda merasa lebih bugar dan berjalan lebih tegap daripada sebelumnya.

    3. Membersihkan rumah atau lingkungan sekitar. Ketika saya membersihkan rumah, kamar mandi, atau got di depan rumah, saya membayangkan sedang membersihkan pikiran buruk dan menyedihkan dari kepala saya. Rumah saya menjadi bersih dan saya merasa lebih baik.

    4. Melakukan kegiatan kemanusiaan. Anda bisa melakukan ini sendiri atau bersama teman, misalnya mengunjungi panti jompo atau memberi les privat gratis ke anak-anak jalanan. Kegiatan-kegiatan seperti ini tidak mengharuskan Anda mengeluarkan uang dan Anda akan merasa bahwa masih banyak orang yang tidak seberuntung Anda. Anda akan banyak belajar dari jiwa besar yang dimiliki orang-orang ini.

    5. Belajar keterampilan atau hobi baru, misalnya belajar bahasa asing baru, belajar bermain musik, ikut kursus menjahit, backpacking ke kota atau negara lain, atau hal baru lainnya yang mengharuskan Anda bersosialisasi dengan beragam orang baru.

    6. Mendekatkan diri kepada Tuhan, misalnya berdoa, membaca tulisan suci, mengikuti kebaktian jika Anda beragama Kristen atau mengikuti dakwah atau pengajian jika Anda beragama Muslim, dan bermeditasi.

    7. Mensyukuri apa yang Anda miliki. Terlepas dari seberapa sedikitnya yang Anda miliki, pasti ada sesuatu yang bisa Anda syukuri dalam hidup ini, misalnya teman atau keluarga yang peduli, matahari yang bersinar di pagi hari, dll.

    8. Melepaskan diri dari ketergantungan dan kebiasaan buruk, misalnya ketergantungan pada minuman beralkohol atau berbelanja secara berlebihan.

    9. Curhat dengan teman, saudara, orang tua, atau siapa pun yang Anda anggap sebagai panutan. Membicarakan masalah Anda dengan orang yang peduli terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan Anda dapat memberikan Anda inspirasi untuk menyelesaikan masalah Anda. Perlu Anda ingat, ketika sedang curhat, dengarkan dan terapkan nasihat yang Anda terima. Bersedialah untuk memperbaiki diri sendiri. Bersedialah untuk mendengar curhatan orang lain juga dan membantu menyelesaikan masalah mereka.

    10. Bersabarlah. Rasa sakit hati dan kesedihan Anda tidak akan hilang dalam semalam. Itu akan membutuhkan waktu. Namun, jika Anda tetap berusaha berhenti mengasihani diri sendiri dan melakukan hal-hal positif yang dapat Anda lakukan setiap hari, Anda pasti akan dapat keluar dari kesulitan dan kesedihan yang Anda alami sekarang.

  • Advertisement
  • Suatu hari nanti, Anda akan dapat melihat ke belakang dan takjub melihat betapa Anda telah berkembang dan berhasil mengatasi masalah-masalah Anda dengan kepala dingin tanpa perlu mengasihani diri sendiri.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Natalia Sagita is a mother, a professional translator and editor, a teacher, and an International Relations student in Jakarta, Indonesia.

10 Cara Berhenti Mengasihani Diri Sendiri

Hampir semua orang pernah mengalami kekecewaan atau kesedihan besar yang menyebabkan mereka mengasihani diri sendiri.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr