Menjadi Orang Tua Penyabar

Setiap orang tua pasti pernah kehilangan kesabaran terhadap anak-anaknya, maklum kita bukan malaikat. Sampai sekarang saya masih ingat kejadian di mana saya hilang sabar waktu anak-anak masih kecil. Saya menyesal mengapa saya tidak lebih sabar.

8,575 views   |   shares
  • Setiap orang tua pasti pernah kehilangan kesabaran terhadap anak-anaknya, maklum kita bukan malaikat. Sampai sekarang saya masih ingat dua atau tiga kejadian di mana saya hilang sabar waktu anak-anak masih kecil. Saya menyesal mengapa saya tidak lebih sabar saat itu, namun saya belajar bahwa kesabaran dapat dipupuk melalui kebiasaan dan seperti kebiasaan lain diperlukan waktu dan fokus. Inilah cara-cara untuk belajar menjadi sabar:

  • Buatlah tanda

  • Salah satu cara yang paling manjur dan penting dalam mengendalikan dorongan hati ialah dengan menyadari hal itu. Untuk mengenali bawalah kertas dan pensil kecil ke mana-mana, setiap dorongan itu muncul (dalam hal ini rasa marah), buatlah tanda di kertas. Ini langkah pertama yang sangat penting. Sesudah Anda menyadari hal ini, Anda dapat berusaha membuat reaksi lain.

  • Menghitung sampai 10

  • Yang ini pasti manjur. Sebelum berteriak marah hitunglah dulu 1 sampai 10 dengan perlahan. Selesai menghitung Anda akan merasa lebih dapat mengendalikan amarah. (Dan bila Anda menghitung dengan suara keras, anak Anda punya waktu untuk kabur lebih dulu)

  • Tarik napas panjang

  • Sesudah menghitung sampai 10, tariklah napas dalam-dalam sebanyak 3 kali. Rasa frustrasi Anda akan memudar dengan setiap tarikan napas.

  • Berpura-puralah Anda sedang diawasi orang lain

  • Bila Anda merasa ada orang lain mengawasi perbuatan Anda, Anda akan lebih mampu mengendalikan kemarahan. Anda sadar bahwa marah di depan umum tidaklah pantas.

  • Apa yang akan dilakukan ibu?

  • Ibu saya adalah orang yang paling penyabar, walau dia bukan malaikat. Setiap kali rasa marah muncul saya membayangkan bagaimana beliau akan bereaksi bila menghadapi hal seperti ini. Dengan mengikuti teladan beliau, perilaku saya berubah menjadi lebih sabar. Carilah suri teladan yang dapat Anda ikuti, tidak selalu harus berasal dari ibu Anda.

  • Bagaimana hal ini dapat membantu?

  • Bila Anda ingin mendamprat anak, ingatkan diri Anda untuk berpikir, "Bagaimana hal ini dapat membantu mereka?" Jelas, berteriak-teriak marah tidak akan membantu mereka, malah akan memperburuk suasana.

  • Menjauhlah

  • Jauhilah situasi yang membuat Anda marah selama 5 sampai 10 menit. Tenangkanlah pikiran Anda, carilah pemecahan dan kata-kata yang bijak. Kemudian kembalilah ke situasi tadi dengan kesabaran seperti pak kiai.

  • Ajarkan

  • Anak-anak tidak sempurna, mereka masih perlu belajar banyak hal dan Andalah yang harus mengajarnya dengan sabar. Kalau perlu ajarlah mereka sampai 10 kali, tidak ada orang yang langsung mengerti sesudah diajar sekali saja, mungkin mereka akan mengerti pada ajaran yang ke-10 kalinya. Carilah cara baru untuk mengajarkannya, Anda akan lebih cenderung berhasil. Misalnya Anda ingin marah karena anak Anda malas membereskan mainannya seusai bermain. Rumah jadi berantakan dan kadang-kadang seseorang terjatuh akibat menginjak mainannya. Setiap kali Anda mengajarnya untuk membereskan mainannya, besoknya dia tetap "lupa." Lain kali masukkan mainan-mainan itu di gudang dan sebelum dia berjanji untuk membereskannya sehabis bermain, Anda tidak akan mengeluarkan mainan-mainan itu.

  • Advertisement
  • Bayangkan

  • Lakukan hal ini sebelum Anda merasa frustrasi. Bayangkan apa yang akan Anda lakukan bila anak Anda membuat Anda hilang sabar. Bayangkan bagaimana reaksinya bila Anda marah. Bagaimana Anda seharusnya menangani hal ini supaya mempererat jalinan kekeluargaan Anda.

  • Tertawalah

  • Kadang-kadang Anda harus ingat bahwa tidak ada orang yang sempurna dan sebaiknya Anda menikmati waktu ini bersama anak Anda, hidup ini menyenangkan dan lucu bila Anda berpikiran positif. Kadang-kadang sulit, tetapi senyum, tertawa dan berbahagialah bersama anak Anda. Pakailah rasa humor Anda untuk mengurangi keinginan marah Anda.

  • Kasihilah

  • Inilah yang terpenting. Jika Anda ingin marah, ingatkan diri Anda untuk memberikan reaksi yang penuh kasih. Anak Anda menumpahkan minuman, memecahkan jendela, bandel, malas atau marah kepada Anda? Kasihilah dia. Inilah solusi yang paling baik. Ingatlah bahwa dia anak Anda yang perlu Anda kasihi.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Menjadi Orang Tua Penyabar

Setiap orang tua pasti pernah kehilangan kesabaran terhadap anak-anaknya, maklum kita bukan malaikat. Sampai sekarang saya masih ingat kejadian di mana saya hilang sabar waktu anak-anak masih kecil. Saya menyesal mengapa saya tidak lebih sabar.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr