Kelemahan Daya Ingat Kita

Menurut penelitian Universitas San Fransisco dalam setahun ada 38 anak meninggal dalam mobil karena kepanasan. Selain peraturan di AS yang mengatur bagaimana balita duduk di mobil, kelemahan daya ingat manusia menunjang terjadinya tragedi ini.

1,477 views   |   shares
  • Baru-baru ini seorang ayah dari Georgia, AS dijebloskan ke penjara karena anak balitanya yang hampir berumur dua tahun meninggal kepanasan di mobilnya. Orang-orang yang mendengar berita ini tidak habis pikir bagaimana mungkin dia pergi bekerja, lupa bahwa anaknya masih di mobil dan belum ditaruh di tempat penitipan anak. Peristiwa seperti ini bukan satu-satunya yang pernah terjadi di AS, menurut penelitian Universitas San Fransisco dalam setahun ada 38 anak meninggal dalam mobil di parkiran karena kepanasan. Selain peraturan di negara ini yang mengatur bagaimana balita duduk di mobil, kelemahan daya ingat manusia menunjang terjadinya tragedi seperti ini.

  • Hukum

  • Peraturan di AS mengharuskan balita duduk dengan memakai kursi bayi atau bantalan penunjang bagi anak-anak yang sudah berusia lebih dari empat tahun atau beratnya lebih dari 18 kg atau bahunya sudah melebihi ban pengikat. Mereka harus duduk di kursi belakang dengan alasan bila mereka duduk di depan dan terjadi kecelakaan benturan dengan kantong udara pengaman dapat berakibat fatal bagi mereka. Bila polisi melihat seorang anak duduk di kursi depan, di sebelah pengendara mobil, si pengendara akan kena denda.

  • Cuaca

  • Udara pada musim panas di AS dapat mencapai 120 derajat Fahrenheit alias 43 derajat Celsius. Di dalam mobil yang diparkir di luar dengan jendela tertutup panas itu dapat mencapai 160 F atau 71 C, jadi bisa kita bayangkan betapa panasnya mobil dan bagaimana seorang anak kecil yang ditinggal di dalamnya bisa mati karena dehidrasi. Bahkan dengan jendela terbuka 5 cm, bila cuaca di luar 26 C, di dalam mobil bisa mencapai 43 C, dalam sepuluh menit panas di mobil dapat berakibat buruk. Tubuh anak-anak juga berbeda dalam menghadapi hawa panas, temperatur mereka naik tiga sampai lima kali lebih cepat daripada orang dewasa. Temperatur tubuh yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada organ tubuh atau bahkan kematian.

  • Lupa atau sengaja?

  • Dalam kasus di atas, setelah diselidiki polisi, ternyata si ayah mempunyai kehidupan ganda. Di satu pihak, keluarga dan teman-temannya melihat dia sebagai seorang ayah yang sangat mencintai anaknya, di lain pihak dia mempunyai banyak pacar, memiliki dua asuransi kematian atas nama anaknya, dan pernah menyelidiki di internet bagaimana menjalani hidup tanpa anak. Polisi juga menemukan bahwa si ayah sibuk mengirim dan membalas teks dari pacar-pacarnya di tempat kerja pada hari naas itu. Kemungkinan besar hal inilah yang menyebabkan dia lupa menaruh anaknya di tempat penitipan anak, bila dia memang tidak sengaja meninggalkan anaknya di mobil.

  • Advertisement
  • Daya ingat

  • Seorang ibu, mantan perwira logistik angkatan bersenjata AS, pernah mengalami tragedi serupa. Di angkatan bersenjata dia mendapat medali perunggu karena sanggup mengelola jutaan dolar tanpa tekor satu sen pun. Dalam kehidupan sehari-hari dia sangat teroganisir, gesit dan mampu mengerjakan dua tugas sekaligus pada saat yang bersamaan. Pada hari yang naas itu dia mendudukkan anaknya di kursi bayi persis di belakang kursi pengemudi karena dia berniat memasang kursi bayi yang permanen di sebelah kanan. Dia harus membawa anaknya ke rumah pengasuh anaknya sebelum bekerja. Biasanya dia menaruh tas bayinya di kursi sebelahnya. Karena mobil suaminya dipinjam seorang kerabat, dia harus mengantar suaminya ke tempat kerja lebih dulu, jadi dia menaruh tas bayinya di kursi belakang. Sesudah suaminya turun, mungkin otaknya berpikir bahwa tugas mengantarnya telah selesai. Atau mungkin karena pikirannya sibuk menghadapi persoalan-persoalan. Atasannya menelepon meminta dia mengatasi suatu masalah. Kemudian keponakannya menelepon minta bantuan keuangan karena dia bangkrut kebanyakan berjudi. Dengan keterampilannya dia berhasil mengatasi kedua masalah tersebut sementara mengendarai mobil ke tempat kerja. Namun dia lupa kepada bayinya yang tertidur di kursi belakang mobil. Pengasuh bayinya menelepon dia tetapi karena teleponnya baru dia tidak mempunyai nomor kantor si ibu, jadi dia menelepon ponselnya yang tentu saja tidak berada di meja kerjanya. Sewaktu makan siang dia melihat ada telepon dari pengasuh bayinya, ketika dia menelepon balik dia baru sadar...anaknya tidak bersama pengasuhnya.

Baca, hidupkan, bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Kelemahan Daya Ingat Kita

Menurut penelitian Universitas San Fransisco dalam setahun ada 38 anak meninggal dalam mobil karena kepanasan. Selain peraturan di AS yang mengatur bagaimana balita duduk di mobil, kelemahan daya ingat manusia menunjang terjadinya tragedi ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr