Apakah Anda Pendengar yang Baik?

Maaf, apakah Anda mengatakan sesuatu? Oh maaf, saya tidak mendengarkan.

1,147 views   |   1 shares
  • Maaf, apakah Anda mengatakan sesuatu? Oh maaf, saya tidak mendengarkan.

  • Jika Anda pernah mengatakan ini, jelas Anda bukan pendengar yang baik. Namun pendengar yang baik tidak saja mendengarkan sewaktu orang lain berbicara. Anda juga berusaha memahami maksud dan tujuan di balik apa yang dikatakan. Menjadi pendengar yang baik akan mengembangkan hubungan pribadi dan profesional Anda, membantu Anda mencapai gol Anda, dan merintis jalan agar Anda menjadi tipe yang disukai orang.

  • Jadi, bagaimana menjadi pendengar yang baik? Anda dapat mulai dengan mengajukan pertanyaan yang berminat. Manusia adalah mahluk sosial yang sangat rumit, apa yang Anda lihat di permukaan jauh berbeda dari kenyataannya. Trik untuk mendengarkan dengan baik adalah membaca pepatah kuno gunung es.

  • Sebagai contoh Anda bertanya kepada rekan kerja Anda Heri, Apa pendapat Anda mengenai pertemuan tadi? Dan dia menjawab, saya berharap pertemuan tim tidak terasa seperti buang-buang waktu. Apa yang Anda lakukan? Apakah Anda berpikir bahwa Heri memiliki sikap yang buruk? Mungkin Heri perlu untuk belajar bekerja dengan lebih baik sebagai tim. Sekarang Anda merasa terganggu dan terdorong untuk berkata kepadanya, "Mungkin jika Anda lebih perhatian dan berpartisipasi sesekali, pertemuan tadi tidak akan terasa seperti buang-buang waktu!" Anda dapat menduga akan menjurus ke mana pembicaraan semacam itu. Mungkin lebih baik mengajukan kepada Heri pertanyaan tindak lanjut untuk menggali lebih dalam makna dari pernyataannya.

  • Anda: Mengapa menurut Anda pertemuan tadi buang-buang waktu, Heri?

  • Heri: Linda dan Joni selalu saling bertentangan. Tidak masalah apa yang Linda katakan, Joni otomatis menentang, begitu pun sebaliknya. Sungguh aneh dan membuat orang lain tidak nyaman. Ditambah lagi banyak waktu digunakan untuk menghentikan perselisihan mereka.

  • Anda: Hmm, begitu. Menurut Anda apa yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki suasana?

  • Heri: Mungkin kita dapat menetapkan peraturan dasar di mana semua orang dapat memberikan sudut pandangnya tanpa interupsi. Atau mungkin seseorang dapat berbicara kepada Joni dan Linda secara terpisah untuk mencaritahu apakah ada masalah penting yang perlu diselesaikan. Mungkin perlu ditetapkan batas waktu untuk pertemuan sehingga kita dapat memotong pembicaraan yang tidak penting.

  • Jika Anda menyediakan waktu untuk mendengarkan apa yang benar-benar dikatakan dan bukan langsung bereaksi, Anda akan tahu bahwa masalah Heri dapat diterima dan ada beberapa solusi untuk masalah itu. Diperlukan kesabaran untuk benar-benar mendengarkan. Heri akan merasa bahwa seseorang mau mendengarkan keluhannya dengan serius dan memiliki beberapa gagasan untuk membantu mengatasi masalah itu. Situasi ini bermanfaat bagi kedua pihak.

  • Advertisement
  • Pada suatu hari, putri remaja saya terlambat ke sekolah. Sebelum lari keluar rumah, dia membuat sendiri sarapan dan makan siangnya dan meninggalkan dapur berantakan. Ini bukan kebiasaannya dan saya merasa agak terganggu sampai membuat saya menelpon dia. Dia memberitahu saya bahwa dia terburu-buru dan tidak memiliki waktu untuk membersihkan dapur. Saya merasa tenang dan tidak jadi marah. Beberapa jam kemudian saya menerima pesan singkat berisi permohonan maaf yang manis. Ketika dia pulang sore itu, kami memanfaatkan apa yang telah terjadi sebagai titik awal pembicaraan yang bermakna. Kami berbicara dari hati ke hati mengenai apa yang sesungguhnya dia rasakan. Dia tertekan karena sekolah baru saja dimulai dan jadwalnya sangat padat. Jika saya memilih untuk tetap marah karena dapur yang berantakan, kami berdua mungkin akan merasa jengkel dan menyimpan perasaan kesal di hati kami. Namun karena saya sabar dan bersedia memahami alasannya, putri saya merasa dikasihi dan dipahami oleh ayahnya dan hubungan kami makin erat.

  • Agar menjadi pendengar yang baik, kita perlu memahami arah pembicaraan pihak lain untuk menjadikan percakapan kita bermakna. Diperlukan keberanian untuk bertanya supaya lebih jelas, namun jika Anda sungguh-sungguh menghargai orang itu, Anda dapat melakukannya. Jadilah pendengar yang aktif. Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan; bersabarlah dan bertanyalah dengan lembut untuk mencaritahu apa yang sesungguhnya diutarakan.

  • Eli Manning, pemain bola terkenal dari regu New York Giants, suatu saat ditanya oleh seorang jurnalis apa yang menurut dia menjadi landasan suksesnya. Jawabnya semua itu berasal dari rasa kasihnya kepada rekan seregunya. Tanggapannya tidak berkaitan dengan olah raga itu sendiri. Jika rekan seregu Anda menaruh kepercayaan dan penghargaan kepada Anda, Anda akan lebih berhasil dalam usaha Anda. Ketika Anda mendengarkan, dengarkan dengan seksama. Menjadi pendengar yang baik memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Sejak ini jadilah pendengar yang baik dan buatlah percakapan yang bermakna.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "Are you a good listener" karya John Boyd.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

John Boyd is the author of "The Illustrated Guide to Selling You." He's a frequent speaker and coach on the subjects of life purpose, career management, goal achievement, positive psychology, well-being, communication, and healthy relationships.

Apakah Anda Pendengar yang Baik?

Maaf, apakah Anda mengatakan sesuatu? Oh maaf, saya tidak mendengarkan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr