Krisis Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya bagi Kita

Apakah benar kesulitan ekonomi di AS ada hubungannya dengan krismon di Asia? Walahualam, yang jelas yang paling merasakan dampaknya tentulah rakyat kecil, Anda dan saya.

4,366 views   |   4 shares
  • Ketika ekonomi di Asia ambruk di tahun 1997, orang meramalkan bahwa dampaknya seperti kartu domino yang didirikan berderet, bila satu jatuh yang lainnya akan ikut jatuh. Pada waktu itu sulit dipercaya bahwa hal ini akan merembet sampai ke AS, salah satu negeri yang dianggap paling jaya dan kaya di dunia. Kenyataannya pada tahun 2008 di negeri ini terjadi krisis ekonomi yang paling parah sesudah Great Depression di tahun 1935-an. Beruntung kesulitan ekonomi di Asia dapat diatasi dalam masa yang relatif cepat. Konon Thailand, yang memulai krisis moneter ini bangkit kembali dalam waktu tiga tahun sehingga membuat Bank Dunia yang memberinya pinjaman terheran-heran. Apakah benar kesulitan ekonomi di AS ada hubungannya dengan krismon di Asia? Walahualam, yang jelas yang paling merasakan dampaknya tentulah rakyat kecil, Anda dan saya. Seandainya hal ini terjadi lagi apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya? Saran-saran di bawah ini mungkin dapat membantu:

  • Menabung

  • Semua orang tahu betapa pentingnya hal ini tetapi kenyataannya hanya sedikit orang yang mempunyai tabungan. Lebih banyak orang yang mempunyai hutang baik dalam bentuk kartu kredit atau hutang lainnya.

  • Memiliki rumah

  • Tidak ada salahnya memiliki hutang untuk membeli rumah karena hanya sedikit dari kita yang mampu membeli rumah secara kontan. Juga membeli rumah berarti menabung karena umumnya harga rumah akan selalu naik. Meskipun begitu janganlah membeli rumah yang jauh di luar jangkauan Anda sehingga Anda harus benar-benar mengencangkan ikat pinggang demi membayar cicilannya. Banyak orang melakukan hal ini dengan harapan sesudah beberapa tahun nilai rumah akan membubung dan dia akan memperoleh untung. Tidak selalu begitu, seperti ditunjukkan dalam contoh berikut ini. Pada tahun 2008 tiba-tiba terjadi resesi besar-besaran di AS, Las Vegas termasuk salah satu kota yang sangat terpukul. Kota judi yang terkenal di seluruh dunia ini, yang sebagian besar penduduknya mengandalkan hidupnya dari turisme dan pekerjaan di hotel-hotel serta kasino mendadak menjadi seperti kota hantu. Sepi dan sunyi, turis-turis yang biasanya berlalu lalang memadati jalan utamanya raib entah ke mana. Para pegawai hotel dan kasino dikurangi jam kerjanya secara drastis, yang biasanya bekerja 5 hari seminggu hanya diberi 1 hari kerja bahkan kadang-kadang tidak sama sekali. Mereka yang memiliki cicilan rumah kelabakan tidak mampu membayarnya. Banyak rumah terpaksa disita kembali oleh bank. Harga rumah-rumah merosot jatuh seperti tanah longsor, tak terkendali. Tanpa ampun para penghuninya merasa keberatan membayar cicilannya. Bayangkan bila rumah yang semula berharga setengah juta dolar menjadi dua ratus ribu dolar, namun pemiliknya tetap harus membayar cicilan harga semula, siapa yang mau?

  • Advertisement
  • Pekerjaan

  • Seperti contoh di atas pekerjaan dapat lenyap begitu saja, kalau semula pekerjaan itu dapat diandalkan, tiba-tiba raib dengan alasan apa saja. Dalam keadaan seperti ini selain mengandalkan uang tabungan kita juga harus kreatif untuk melakukan sesuatu yang dapat menghasilkan uang. Entah dengan berwiraswasta, atau memanfaatkan ketrampilan yang kita miliki, kita harus menjaga supaya kuali di dapur tidak terbalik. Karena itu selagi mempunyai pekerjaan yang mapan pelajarilah sesuatu yang dapat berguna di kemudian hari. Para ibu dapat mengambil kursus memasak, membuat kue, menjahit atau apa saja yang sesuai dengan minatnya. Selain kursus, ketrampilan semacam ini sekarang dapat dipelajari melalui internet. Situs-situs seperti YouTube mengajarkan berbagai keahlian yang berguna, dari menggunting rambut, memakai tata rias wajah sampai mengecat rumah. Para bapak dapat belajar memperbaiki mobil, membangun rumah dan banyak keahlian lainnya.

  • Anggaran

  • Hiduplah menurut anggaran belanja yang sudah ditetapkan, hindari hutang seperti menghindari penyakit menular. Tidak peduli berapa banyak penghasilan kita, bila pengeluaran lebih besar dari pemasukan, Anda akan mempunyai hutang. Pengeluaran harus dikendalikan melalui anggaran belanja. Tidak jarang orang hidup boros karena merasa penghasilannya besar dan ketika ada anggota keluarga yang sakit atau hal lain yang mengakibatkan pengeluaran tinggi dia kelabakan berhutang sana sini. Di sinilah pentingnya tabungan, dalam keadaan genting tabungan dapat menyelamatkan kita. Di samping itu, selain pengeluaran mendadak yang tidak terduga, kita selalu perlu menabung demi masa depan anak-anak kita.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Krisis Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya bagi Kita

Apakah benar kesulitan ekonomi di AS ada hubungannya dengan krismon di Asia? Walahualam, yang jelas yang paling merasakan dampaknya tentulah rakyat kecil, Anda dan saya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr