Mengapa Kita Memasak?

Seorang ibu atau ayah memasak karena memperhatikan kesejahteraan keluarganya. Ada pula orang yang memasak karena pekerjaannya mewajibkan dia melakukan itu.

2,143 views   |   1 shares
  • Seorang ibu atau ayah memasak karena memperhatikan kesejahteraan keluarganya, walau di zaman yang penuh kesibukan ini orang lebih suka membeli makanan jadi yang sudah dibekukan atau makan di restoran cepat layan. Ada pula orang yang memasak karena pekerjaannya mewajibkan dia melakukan itu. Apakah alasan Anda sendiri yang menyebabkan Anda tertarik untuk berkecimpung di dapur? Mungkin Anda termasuk salah satu dari yang di bawah ini:

  • Untuk menunjukkan rasa kasih

  • Orang tua memasak untuk menjaga kesehatan anak-anaknya, untuk memastikan bahwa mereka tumbuh sehat dan kuat. Demikian pula anak-anak memasak untuk menunjukkan kasih kepada orang tuanya pada hari ibu atau ketika orang tuanya sudah lemah di usia senja.

  • Untuk mengembangkan kreativitas

  • Manusia memerlukan daya kreativitas untuk menjadi maju. Kalau tidak kreatif kita akan mandek, tidak berkembang. Kita harus mencari sesuatu yang kita minati, jika memasak adalah hobi Anda, kerjakanlah dengan kreatif. Apalagi pada zaman ini di mana orang-orang sadar akan kesehatan, cara memasak banyak berubah dalam hal bahan-bahan maupun cara mengolahnya.

  • Bahan baru

  • Orang yang gemar memasak akan menganggap bahan baru seperti mainan baru. Melihat bahan baru minatnya tergugah untuk menciptakan masakan dengan memakai bahan itu. Misalnya Anda tidak terbiasa memasak daun keladi, melihat daun ini di pasar, Anda merasa penasaran bagaimana mengolahnya. Anda dapat mencari resep di Google untuk mengetahui cara memasaknya atau menciptakan sayur Anda sendiri.

  • Suka makan

  • Orang yang suka makan sebaiknya pandai masak. Jika Anda suka makan, tentu Anda ingin menciptakan kreasi Anda sendiri, karena hasilnya pasti lebih lezat dibanding buatan orang lain. Orang yang suka makan biasanya juga bercita rasa tinggi, tahu membandingkan makanan yang enak dan yang tidak enak. Karena seleranya itu dia akan mengenali apakah masakannya sudah cukup nikmat atau masih hambar.

  • Untuk berlatih menjadi chef

  • Bila Anda berminat menjadi chef tentu Anda harus rajin-rajin memainkan alat-alat dapur. Pekerjaan ini banyak diminati orang, Anda dapat bekerja di restoran atau hotel. Ada tayangan teve di AS yang menunjukkan perlombaan memasak bagi anak-anak berusia sembilan sampai duabelas tahun. Keterampilan mereka sungguh menakjubkan, tidak saja mereka mampu memasak dengan mendadak tanpa diberi resep, makanan juga dihidangkan secara menarik. Si pemenangnya yang baru berusia 12 tahun menuturkan bahwa dia memasak 6 kali seminggu di rumah. Kegiatan seperti ini sangat berharga untuk mengisi waktu luang anak-anak di rumah. Setidak-tidaknya hal ini akan mengajar mereka untuk mandiri.

  • Advertisement
  • Hobi

  • Sejak remaja saya gemar memasak karena sering membantu ibu di dapur. Walaupun saat itu kami mempunyai pembantu tetapi ibu dan saya acapkali turun tangan sendiri. Namun ketika menikah suami saya juga senang memasak, kakeknya malah mempunyai restoran, jadi bakatnya menurun ke si cucu. Terus terang masakan suami saya lebih lezat, dan dia kurang menyukai masakan saya karena itu saya hanya sekali-sekali masuk dapur, biasanya untuk melaksanakan eksperimen dengan sebuah resep yang hasilnya sering membuat suami geleng-geleng kepala.

  • Sebagai terapi

  • Bagi Anda dapur mungkin merupakan bagian yang paling nyaman dari rumah Anda. Di situ Anda dapat memasak, makan, berkreasi, bereksperimen, dan menyalurkan bakat seni memasak Anda. Bagi sementara orang memasak merupakan terapi seperti berkebun atau berbelanja.

  • Seniman

  • Memasak dapat dibilang salah satu cabang seni. Kemampuan untuk menghasilkan suatu masakan yang sedap serta menimbulkan selera mendatangkan kebanggaan tersendiri seperti pelukis yang berhasil menciptakan lukisan yang indah.

  • Untuk mengingat masa lalu

  • Seorang anak yang mempunyai masakan kegemaran akan selalu teringat kepada ibunya (atau ayahnya) ketika dia menyantap makanan itu. Bau masakan itu akan membawanya ke masa lalu sewaktu dia masih kecil di rumah orang tuanya. Hal ini akan membuatnya merasa nyaman dan aman seperti berada dalam pelukan orang tuanya.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Mengapa Kita Memasak?

Seorang ibu atau ayah memasak karena memperhatikan kesejahteraan keluarganya. Ada pula orang yang memasak karena pekerjaannya mewajibkan dia melakukan itu.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr