Rumah Aman bagi Balita

Rumah seharusnya menjadi tempat berlindung dari cuaca, dari orang-orang yang berniat jahat dan bahaya lainnya. Namun di dalam rumah sendiri ada bahaya yang mengancam terutama anak-anak kecil, karena ketidaktahuan mereka dan keteledoran orang tua.

794 views   |   shares
  • Rumah seharusnya menjadi tempat berlindung dari terik matahari, hujan dan angin, dari orang-orang yang berniat jahat dan banyak bahaya lainnya. Namun di dalam rumah sendiri ada bahaya yang mengancam terutama anak-anak kecil, karena ketidaktahuan mereka dan keteledoran orang tua. Apa saja yang harus kita lakukan untuk membuat rumah aman bagi balita? Di bawah ini ada beberapa saran yang dapat diikuti untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Saran ini tidak saja berguna bagi orang tua yang memiliki anak-anak balita, tetapi juga bagi kakek nenek yang sering dikunjungi cucu.

  • Api

  • Tidak jarang kita mendengar rumah kebakaran karena anak-anak bermain dengan korek api. Sejak kecil anak-anak hendaknya diajar tentang betapa berbahayanya api. Taruhlah korek api atau geretan di tempat yang tidak dapat diambil anak-anak dengan mudah. Jangan sekali-kali menyimpan bensin di rumah untuk keperluan apa pun (kecuali di tangki mobil tentunya). Saya sendiri pernah membersihkan rumah dan membakar surat-surat penting yang sudah daluwarsa di bak sampah di luar rumah. Supaya cepat habis saya menuangkan bensin dari botol, sesudah menyalakan api di dokumen-dokumen itu. Betapa cepatnya api menyambar dari bawah ke aliran bensin yang keluar dari botol, untung saya masih sempat melempar botol itu ke bak sampah.

  • Air

  • Bila Anda memiliki kolam renang atau bahkan toilet atau ember yang berisi air, perhatikan agar tempat itu tidak dapat dijangkau anak-anak. Pasanglah kunci atau plastik pengaman untuk pegangan pintu yang bulat sehingga balita tidak mampu membukanya. Biasanya ini dapat Anda beli di toko yang menjual alat-alat pertukangan. Sepasang pasutri muda kehilangan anak pertama mereka ketika sedang melewatkan malam kencan. Mereka menitipkan anak itu di rumah kakek neneknya, tanpa disadari anak itu menyelinap ke luar rumah, jatuh di kanal irigasi dekat rumah itu.

  • Obat

  • Lemari obat Anda hendaknya terletak di tempat yang tinggi dan terkunci. Perhatikan ketika menutup botol kemasan obat yang biasanya mempunyai tutup yang tidak dapat dibuka oleh balita. Jangan teledor karena ini menyangkut nyawa anak Anda. Mereka mengira pil-pil kecil itu permen dan mungkin memakannya banyak-banyak.

  • Listrik

  • Pasanglah penutup pada colokan listrik di rumah Anda supaya si kecil tidak tertarik untuk memasukkan sesuatu ke lubang colokan itu.

  • Laci

  • Ada alat pengaman seperti penjepit kecil dari plastik yang dapat dipasang di balik laci atau pintu lemari dapur sehingga tidak terbuka bila ada gempa atau bila ditarik oleh balita Anda. Ini berguna supaya mereka tidak dapat mengambil benda tajam atau bahan pembersih yang dapat membahayakan diri mereka.

  • Advertisement
  • Kantong plastik

  • Anak-anak suka bermain dengan kantong plastik bekas belanjaan. Ini sangat berbahaya bila mereka pakai untuk menutupi kepalanya sehingga mereka tidak dapat bernapas. Karena itu simpanlah baik-baik di tempat yang aman bila Anda ingin memanfaatkan plastik-plastik seperti ini untuk sampah. Bereskan segera belanjaan dari pasar atau toko begitu Anda sampai di rumah.

  • Kompor

  • Sebaiknya anak-anak jangan dibiasakan bermain sendiri di dapur. Mereka mungkin mengambil kursi dan menyalakan kompor. Beritahu mereka bahaya kompor, jangan biarkan mereka menyentuhnya biarpun dalam keadaan mati.

  • Jendela

  • Terutama bila Anda tinggal di tingkat atas atau mempunyai rumah bertingkat. Pastikan bahwa jendela Anda tidak mudah dibuka oleh anak-anak.

  • Masih banyak lagi bahaya lainnya yang mungkin tidak kita sadari. Dalam menjaga anak balita kita tidak boleh lengah sedikit pun. Satu atau dua menit yang Anda lewatkan untuk memeriksa Facebook atau email Anda di ponsel dapat menjadi satu atau dua menit yang Anda sesali seumur hidup.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Rumah Aman bagi Balita

Rumah seharusnya menjadi tempat berlindung dari cuaca, dari orang-orang yang berniat jahat dan bahaya lainnya. Namun di dalam rumah sendiri ada bahaya yang mengancam terutama anak-anak kecil, karena ketidaktahuan mereka dan keteledoran orang tua.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr