Siapa yang Tahu?

Banyak kali dalam hidup ini kita mempertanyakan kebenaran suatu peristiwa. Khususnya bila dalam peristiwa itu hanya ada dua orang yang tahu duduk perkaranya sementara salah satunya sudah tidak ada lagi di dunia ini untuk menuturkan yang sebenarnya.

8,297 views   |   10 shares
  • Banyak kali dalam hidup ini kita mempertanyakan kebenaran suatu peristiwa. Khususnya bila dalam peristiwa itu hanya ada dua orang yang tahu duduk perkaranya sementara salah satunya sudah tidak ada lagi di dunia ini untuk menuturkan apa yang sebenarnya terjadi. Kedua contoh di bawah ini menunjukkan bahwa ada misteri yang tidak terpecahkan. Dibutuhkan Hakim yang paling adil untuk menentukan siapa yang bersalah dalam hal ini.

  • Kasus Amanda Knox

  • Seorang gadis Inggris, Meredith Kercher, mati ditikam di apartemennya di Perugia, Italia. Teman sekamarnya, seorang gadis Amerika, Amanda Knox, bersama pacarnya, Rafaelle Sollecito, menjadi tersangka dalam kasus ini. Mereka naik banding dan sesudah mendekam di penjara selama empat tahun, pengadilan yang lebih tinggi memutuskan bahwa mereka tidak bersalah. Amanda Knox segera pulang ke Amerika tanpa keinginan melanjutkan studinya di Italia. Belum lama ini kasusnya disidang ulang dan dia bersama Rafaelle kembali dinyatakan bersalah. Tentu saja Amanda tidak mau kembali ke Italia karena dia mempertahankan pembelaannya bahwa dia tidak bersalah dan tidak ada perjanjian ekstradisi antara kedua negara. Pendapat orang-orang mengenai kasus ini terbagi dua, di satu pihak orang percaya bahwa Amanda tidak bersalah, bahwa hukum di Italia cenderung untuk memvonis dia karena dia orang asing. Sebagian lagi berpendapat bahwa Amanda bersalah dan berusaha menghindari hukuman. Tidak ada bukti yang menunjukkan Amanda bersalah kecuali sebilah pisau di mana DNA Amanda ditemukan. Pisau dapur itu dipakai Amanda sehari-hari untuk memasak, tidak heran bila ternoda dengan DNAnya.

  • Kasus O.J. Simpson

  • Dua puluh tahun yang lalu Nicole Brown Simpson, mantan istri seorang pemain bola profesional, O.J. Simpson, dibunuh di rumahnya. Pada saat yang sama Ron Goldman, pemuda berusia 26 tahun yang bekerja di sebuah rumah makan di dekat situ, datang untuk mengembalikan kacamata ibu Nicole yang tertinggal di rumah makan. Diduga Ron melihat pembunuhan itu dan berusaha menolong Nicole tetapi dia sendiri dibunuh juga. Sesudah kejar-kejaran dengan polisi, O.J. Simpson dijebloskan ke penjara. Dalam sidang dia diminta mencoba sarung tangan berdarah yang ditemukan di tempat pembunuhan, sarung tangan itu tidak muat, karena itu dia dibebaskan. Tanpa sepengetahuan orang lain, agen O.J. menyuruh dia tidak meminum obat rematiknya sehingga tangannya bengkak dan terlalu besar untuk sarung tangan itu. Hampir semua orang yakin bahwa dialah pembunuhnya namun karena tim pembela yang handal dia bebas. Lima belas tahun kemudian karena sesuatu kesalahan yang dilakukannya, O.J. akhirnya dijebloskan juga ke penjara. Banyak orang berkata bahwa dia harus menebus kesalahannya.

  • Advertisement
  • Dari dua kasus di atas Anda dapat melihat bahwa keadilan di dunia ini kadang-kadang tidak berjalan dengan seharusnya. Dalam kasus Amanda tidak seorang lain pun tahu apakah dia benar-benar bersalah atau sama sekali tidak bersalah. Sedangkan dalam kasus O.J. dia mungkin bersalah tetapi tidak ada yang dapat membuktikan bahwa dia melakukan pembunuhan ganda itu. Sampai pengadilan yang terakhir nanti di dunia lain, kita tidak akan pernah tahu kejadian sesungguhnya. Semua itu tetap merupakan misteri yang tidak terpecahkan.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Siapa yang Tahu?

Banyak kali dalam hidup ini kita mempertanyakan kebenaran suatu peristiwa. Khususnya bila dalam peristiwa itu hanya ada dua orang yang tahu duduk perkaranya sementara salah satunya sudah tidak ada lagi di dunia ini untuk menuturkan yang sebenarnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr