4 Kekayaan Dunia yang Paling Penting

“Hiduplah seakan engkau akan mati besok, belajarlah seakan engkau akan hidup selamanya.”

14,520 views   |   8 shares
  • Setiap manusia pasti mengharapkan dapat hidup dengan layak dan nyaman, untuk mewujudkannya manusia perlu berusaha dengan keras untuk memiliki kekayaan. Kata-kata motivasi dari bapak Mario Teguh salah seorang motivator handal bangsa Indonesia, telah memberikan wawasan baru dalam cara saya memandang arti kata kekayaan dalam kehidupan. Tidak lagi mengenai pertanyaan dari mana saya berasal, mengapa saya ada di dunia ini, dan ke mana saya akan pergi setelahnya, tetapi mengenai kekayaan apa yang paling penting di dunia ini yang saya harus berusaha untuk mendapatkannya?

  • Setiap orang tentunya memiliki pendapat mereka masing-masing mengenai kekayaan, namun sekiranya bagi saya hanya ada 4 hal kekayaan paling penting di dunia ini. Kekayaan harta duniawi tidak termasuk dalam daftar tersebut, karena kekayaan duniawi tidaklah abadi sifatnya. Keempat kekayaan duniawi berikut ini bersifat abadi dan dapat membuat setiap orang berpikir kembali mengenai hakikat kehidupan, keempat kekayaan duniawi yang bersifat abadi tersebut adalah:

  • 1. Keluarga yang rukun

  • Keluarga-keluarga telah ditetapkan oleh Tuhan pencipta semesta alam semenjak awal dunia dijadikan, manusia telah diperintahkan untuk beranak cucu dan memenuhi bumi. Sebagai keluarga kita wajib menjaga kerukunan, orang tua, anak dan saudara haruslah saling mengasihi, menjadi satu dalam ikatan keluarga. Permusuhan, perselisihan, pertikaian di dalam keluarga sedapat mungkin haruslah dihindari. Karena di dalam keluarga ada kasih, di dalam keluarga ada penghiburan, di dalam keluarga ada sukacita. Ada yang berpendapat bagaimana bila kematian datang memisahkan anggota keluarga terkasih, apakah masih bisa dikatakan keluarga itu utuh? Keutuhan sebuah keluarga bukan dilihat dari sisi ketika salah satu anggota keluarga meninggal dunia, tapi dari seberapa baik seseorang bisa memperlakukan saudaranya. Kematian hanya sementara memisahkan, namun ikatan kasih di dalam keluarga akan tetap abadi walaupun salah satu anggota keluarga telah meninggal. Wayne Dyer mengatakan, "Kekayaan dan kelimpahan bukanlah sesuatu yang harus kita cari atau kejar karena itu ada di sekitar kita (keluarga), setiap saatnya. Jadi yang harus kita lakukan untuk menikmatinya adalah mulai merasakannya dari sekarang. Cobalah rasakan kekayaan hidup yang ada di sekitar Anda. Anda bisa melakukannya dengan mensyukuri dengan apa yang sudah Anda punya."

  • 2. Kesehatan yang baik

  • Kekayaan duniawi berupa harta yang melimpah tidak ada gunanya bila kesehatan tubuh buruk. Kesehatan yang baik akan membuat seseorang produktif dalam melakukan aktifitas sehari-hari, meskipun jika dia sudah tua. Sangatlah tidak bijaksana bila selagi muda kita mengabaikan kesehatan kita untuk fokus mencari kekayaan harta duniawi, hal tersebut akan sia-sia bilamana tubuh kita menyerah dan jatuh dalam sakit. Meskipun jika Anda telah berhasil mencapai hal-hal yang Anda inginkan di dunia ini, seorang fisikawan teoritis terkenal dari Jerman Richard Becker mengatakan, "Ketika mengejar kekayaan, jangan sampai mengorbankan kesehatan. Karena sebenar-benarnya, kesehatan adalah kekayaan yang paling berharga."

  • Advertisement
  • 3. Pendidikan

  • Ilmu pengetahuan adalah kekayaan yang bersifat abadi, meskipun jika seseorang telah meninggal. Yakinlah bahwa ilmu pengetahuan yang Anda peroleh tidak hanya berguna bagi Anda di dunia ini, tetapi juga di dunia yang akan datang. Dengan pendidikan yang baik, tak sedikit telah menghantarkan seseorang dari keadaan ekonomi yang sulit menuju ke kehidupan ekonomi yang lebih baik. Di zaman sekarang dengan pendidikan yang baik, akan mampu memberikan seseorang kesempatan yang lebih luas guna bersaing dengan orang lain untuk mendapatkan posisi dalam pekerjaan yang diharapkan. Mahatma Gandhi pernah mengatakan, "Hiduplah seakan engkau akan mati besok, belajarlah seakan engkau akan hidup selamanya."

  • 4. Hati yang damai

  • Tak kurang pentingnya, kekayaan terpenting lainnya adalah hati yang damai. Seorang penulis terkenal mencatat, "Hati yang gembira adalah obat, tetapi semangat yang patah keringkan tulang. " Tak ada yang mampu membeli "hati" seseorang. Memang betul bahwa kekayaan harta duniawi akan mampu membuat seseorang merasa tenang dalam menjalani rutinitas sehari-hari dalam kehidupan ini, namun janganlah meletakkan hati Anda dalam kekayaan harta duniawi. Kebahagian duniawi mampu Anda beli dengan uang Anda, namun kedamaian hati yang sejati hanya Anda bisa dapatkan melalui berbuat kebaikan dengan mengasihi serta melayani orang lain dan bermanfaat untuk alam sekitar. Gunakanlah kehidupan dan kekayaan yang Anda miliki dengan bijaksana.

  • Seorang penulis besar mencatat, "Janganlah mengumpulkan harta di dunia karena ngengat dan karat dapat merusaknya dan pencuri membongkarnya. Tetapi kumpulkanlah harta di surga karena ngengat dan karat tidak dapat merusaknya dan pencuri tidak dapat membongkarnya."

Baca, hidupkan, bagikan!

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

4 Kekayaan Dunia yang Paling Penting

“Hiduplah seakan engkau akan mati besok, belajarlah seakan engkau akan hidup selamanya.”
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr