Menanam Budi

Sebuah buku terkenal yang kemudian ceritanya dituangkan ke layar lebar berjudul, "Pay it forward" menuturkan tentang seorang anak yang mengikuti ajaran gurunya untuk menanam budi kepada seseorang yang tidak dikenalnya.

1,366 views   |   7 shares
  • Sebuah buku terkenal yang kemudian ceritanya dituangkan ke layar lebar berjudul, "Pay it Forward" (Menanam Budi) menuturkan tentang seorang anak yang mengikuti ajaran gurunya untuk menanam budi kepada tiga orang dengan pengharapan masing-masing akan membayarnya kepada tiga orang lain lagi. Dengan demikian, kata gurunya, dunia ini akan menjadi tempat yang lebih baik. Banyak orang terilhami oleh cerita ini dan berusaha untuk berbuat serupa. Kita juga dapat berbuat seperti itu, menanamkan budi kepada orang yang tidak kita kenal. Ada beberapa teladan di bawah ini yang patut kita tiru.

  • Kota Las Vegas tidak saja dipenuhi dengan kasino dan orang-orang yang gemar berjudi. Tidak semua penghuninya memiliki banyak uang untuk berfoya-foya. Banyak pekerja keras dan banyak pula orang yang tidak berhasil mengadu untung mencari pekerjaan di kota yang dikunjungi turis dari seluruh dunia ini. Di sini ada sebuah klinik umum khusus untuk orang-orang yang tidak mampu. Dokter-dokternya yang menyumbangkan waktunya seminggu sekali tidak menuntut bayaran melainkan meminta pasien melakukan kebaikan untuk tiga orang. Mereka tidak menentukan apa yang harus diperbuat para pasien, yang penting mereka berbuat baik bagi orang lain.

  • Belum lama ini ada berita di sebuah restoran cepat layan, orang-orang yang memesan makanannya dari mobil ketika hendak membayar diberitahu kasir bahwa orang di depannya sudah membayar pesanannya. Ini tidak hanya terjadi kepada satu dua orang saja, melainkan sampai deretan mobil itu terputus. Seorang wartawan ingin mempraktekkan hal ini ketika dia pergi membeli minuman. Beberapa kali dia mencoba sampai suatu hari dia melihat ada seorang pembeli lain di belakangnya. Dengan halus dia menawarkan jasa baiknya membayar minuman orang tadi yang semula menolak karena sungkan. Sesudah menjelaskan mengapa dia berbuat seperti itu akhirnya orang tersebut menerima kebaikannya.

  • Banyak pula orang yang secara sukarela menyumbangkan waktu dan tenaganya membantu sekolah-sekolah, rumah sakit atau memberi makan para tunawisma di gereja dan rumah ibadah lainnya. Mungkin ada yang berkata bahwa hal ini dapat dilakukan bila kita tidak lagi perlu menguatirkan keadaan perut kita. Bagi orang-orang yang masih harus berjuang keras untuk mencari makanan bagi keluarganya, mereka tidak akan sempat meluangkan waktu atau menyisihkan uang bagi hal-hal seperti ini. Justru untuk orang-orang inilah mereka yang lebih beruntung dapat melakukan kebaikan. Kita tidak harus menyumbangkan satu miliar dolar untuk amal seperti yang dilakukan pemilik Facebook (kecuali Anda memang mampu). Kita dapat memulainya dari hal yang kecil sesuai dengan kemampuan kita.

  • Advertisement
  • Dengan kepedulian kita tentang penderitaan orang lain kita akan memberi harapan kepada orang lain. Bahwa di dunia ini masih ada orang yang berbudi luhur dan berperikemanusiaan. Lain kali bila Anda merencanakan untuk menambah koleksi sepatu Anda, cobalah memikirkan orang lain yang kurang beruntung yang tidak mampu membeli sepatu. Paling tidak Anda dapat menyumbangkan sepatu Anda yang masih bagus kepada badan amal. Atau bila Anda ingin pergi berlibur seminggu mungkin Anda dapat memberikan satu hari untuk bekerja sukarela di tempat-tempat yang membutuhkan tenaga bantuan Anda. Ada banyak cara untuk menanam budi kepada orang lain.

Bantu kami menyebarkan

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Menanam Budi

Sebuah buku terkenal yang kemudian ceritanya dituangkan ke layar lebar berjudul, "Pay it forward" menuturkan tentang seorang anak yang mengikuti ajaran gurunya untuk menanam budi kepada seseorang yang tidak dikenalnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr