Depresi dan Cara Mengatasinya

Tuhan tidak memberikan perintah kepada anak-anak manusia, kecuali Dia akan mempersiapkan jalan bagi mereka agar mereka boleh merampungkan apa yang Dia perintahkan kepada mereka.

1,691 views   |   shares
  • Seorang penulis terkenal mengatakan bahwa "Tiap-tiap orang dicobai oleh keinginnannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya." Setiap orang baik tua maupun muda, dewasa ataupun kanak-kanak tentunya pernah mengalami depresi. Saya kutip dari situs Wikipedia, dikatakan bahwa "Depresi adalah suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan sedih, bila kondisi depresi seseorang sampai menyebabkan terganggunya aktivitas sosial sehari-harinya, maka hal itu disebut sebagai suatu gangguan depresi. Depresi merupakan salah satu penyebab utama kejadian bunuh diri."

  • Menurut institut Kesehatan Jiwa di Amerika Serikat (NIMH), depresi memiliki tanda umum atau gejala sebagai berikut :

    1. Rasa sedih, cemas, mudah marah atau hampa yang terus menerus.

    2. Rasa putus asa dan selalu pesimis.

    3. Rasa tidak berharga, rasa bersalah dan rasa tidak berdaya.

    4. Kehilangan minat atau kesenangan atau hobi atau aktvitas yang sebelumnya disukai.

    5. Energi lemah, kelelahan, menjadi lamban.

    6. Sulit berkonsentrasi, mengingat dan memutuskan.

    7. Sulit tidur atau insomnia atau tidur berlebihan atau hipersomnia.

    8. Sulit makan atau rakus makan (menjadi kurus atau kegemukan).

    9. Tidak tenang dan gampang tersinggung.

    10. Sering sakit kepala atau masalah pencernaan seperti sulit buang air besar dan lain-lain.

    11. Berpikir ingin mati atau bunuh diri.

    12. Serta terkadang merasa berat di tangan dan kaki

  • Depresi atau perasaan tertekan dapat menyebabkan produktifitas seseorang menjadi terganggu, oleh karena itu jangan biarkan depresi menguasai diri kita. Ada beberapa hal sederhana yang sebenarnya kita bisa lakukan agar keseharian kita jauh dari tekanan-tekanan hidup yang dapat menyebabkan depresi, di antaranya adalah:

  • Meluangkan waktu untuk mengerjakan hobi Anda

  • Terkadang setelah bekerja atau setelah menjadi orang tua kita secara langsung meninggalkan hobby atau kegemaran kita. Sekarang buang jauh-jauh pemikiran itu, sedapat mungkin luangkan waktu untuk melakukan kembali hobby Anda dengan cara demikian ada keseimbangan antara tuntutan dalam pekerjaan atau sebagai orang tua dengan waktu untuk Anda sendiri.

  • Olahraga

  • Advertisement
  • Olahraga yang dianjurkan adalah berjalan, atau olahraga lain yang mampu membuat tubuh Anda merasa rileks dan tidak tegang. Berjalan-jalanlah secara santai di taman, kebun raya, atau di hutan kota bersama dengan keluarga atau hewan peliharaan Anda. Berjalan-jalan dapat menenangkan pikiran Anda, memberi Anda ide-ide baru dan yang terpenting adalah dapat membantu menjaga tubuh Anda tetap sehat untuk menghadapi setiap tantangan yang ada dalam hidup.

  • Tertawalah

  • Seberat apa pun beban hidup Anda, tertawalah, karena dengan tertawa terbukti ampuh dapat membantu mengatasi depresi seseorang. Dalam beberapa kasus seorang psikiater menganjurkan seseorang dengan potensi depresi untuk menonton tayangan televisi yang mengandung unsur-unsur humor, kartun, binatang-binatang, alam atau masakan. Hindarilah menonton tayangan televisi yang menyajikan unsur-unsur kekerasan, atau jika ada bergabunglah bersama klub-klub tertawa yang saat ini sedang ramai diperbincangkan.

  • Mengubah pola hidup

  • Ubahlah pola hidup Anda segera, jika Anda terbiasa tidur larut malam mulai saat ini rubahlah itu. Tubuh Anda memerlukan istirahat yang cukup agar dapat bermetabolisme dengan baik. Jauhkan rokok atau minum-minuman beralkohol serta obat-obatan yang dapat menekan susunan saraf pusat.

  • Hindari atau setidaknya kurangi memakan makanan yang dapat menyebabkan depresi

  • Tidak semua makanan yang Anda makan adalah sehat untuk dikonsumsi. Dalam kasus depresi makanan yang mengandung fruktosa berlebihan, sodium, pemanis buatan, fluoride dalam air dan alkohol dipercaya dapat memperparah tingkat depresi seseorang.

  • Curhat

  • Kebanyakan pria beranggapan bahwa curhat hanyalah kebiasaan yang dilakukan oleh kaum wanita saja. Cara berpikir semacam ini sudah tidak dapat diterima lagi zaman ini, para pria janganlah menjadi terlalu angkuh dan merasa kuat untuk mengatasi setiap persoalan seorang diri. Manusia diciptakan oleh Tuhan bukan untuk menjadi makhluk individual, manusia adalah makhluk sosial dan sangat memerlukan bantuan dari sesamanya. Curhatlah kepada orang tua, pasangan, saudara atau teman dekat karena itu dapat melegakan perasaan dan meringankan beban, melalui curhat pula dapat membuat orang lain memahami masalah kita dan berusaha untuk membantu kita. Curhatlah dengan tulus dan jujur, curhatlah kepada Tuhan akan segala beban yang kita hadapi karena Tuhan penuh kasih dan selalu ingin menolong kita.

  • Hidup kita terlalu berharga untuk digunakan bersedih. Setiap orang berhak untuk bahagia. Depresi hanya akan menang jika kita mengijinkannya masuk ke dalam kehidupan kita. Mari perbanyak interaksi sosial dan meningkatkan keimanan. Saya percaya bahwa Tuhan tidak memberikan perintah kepada anak-anak manusia, kecuali Dia akan mempersiapkan jalan bagi mereka agar mereka boleh merampungkan apa yang Dia perintahkan kepada mereka.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Depresi dan Cara Mengatasinya

Tuhan tidak memberikan perintah kepada anak-anak manusia, kecuali Dia akan mempersiapkan jalan bagi mereka agar mereka boleh merampungkan apa yang Dia perintahkan kepada mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr