Mengajar Anak Tugas-Tugas Rumah Tangga

Kesibukan seorang ibu (atau ayah) di rumah sama juga dengan bekerja di kantor 24 jam 7 hari seminggu tanpa gaji lembur. Orang tua lebih suka mengerjakan tugas-tugas rumah tangga sendiri daripada meluangkan waktu mengajar anak-anak mengerjakannya.

5,315 views   |   19 shares
  • Kesibukan seorang ibu (atau ayah) di rumah sama juga dengan bekerja di kantor 24 jam 7 hari seminggu tanpa gaji lembur. Karena tidak adanya waktu kadang-kadang orang tua lebih suka mengerjakan tugas-tugas rumah tangga sendiri daripada meluangkan waktu mengajar anak-anak mengerjakannya. Padahal dengan mengajar mereka bekerja, anak-anak akan memiliki rasa tanggung jawab dan mengerti bagaimana cara mengerjakannya. Selain itu dengan memikul tugas-tugas bersama pekerjaan orang tua diringankan dan hubungan keluarga menjadi lebih erat. Berikut ini ada beberapa petunjuk untuk mengajar anak-anak bekerja.

  • Membereskan kamar

  • Biasakan anak-anak untuk membereskan kamar segera setelah bangun. Melipat selimut, menarik seprei supaya ranjang tampak rapi dan jangan biarkan mereka meninggalkan baju kotor di lantai. Ajarkan mereka untuk selalu menaruhnya di keranjang baju kotor. Dengan demikian kamar tidak berantakan. Begitu pula mainan hendaknya dikembalikan ke tempatnya semula.

  • Membersihkan rumah

  • Anak balita dapat dididik membersihkan debu dengan bulu ayam. Yang penting bukanlah bersihnya perabot atau hasil pekerjaannya melainkan membiasakan anak itu bekerja sejak kecil. Anak yang lebih besar dapat menyapu, mengepel lantai, membersihkan kamar mandi atau halaman. Untuk anak-anak yang lebih besar kita hendaknya mengharapkan mereka bekerja lebih baik. Bila mereka bekerja sembarangan, mintalah mereka mengulangnya.

  • Mencuci piring

  • Sehabis memasak atau makan malam, berilah anak-anak tugas untuk mencuci piring. Anak-anak yang kecil dapat membantu mengelap piring atau sendok yang basah.

  • Mencuci baju

  • Bila anak-anak masih kecil ajarlah mereka menyortir baju-baju, memisahkan yang putih dari yang berwarna. Anak-anak yang lebih besar dapat membantu melipat pakaian bersih, ajarkan bagaimana melipat baju dengan rapi. Atau mereka dapat membantu menyetrika baju.

  • Memasak

  • Jangan hanya mengajar anak perempuan memasak, anak lelaki juga perlu belajar memasak. Suami saya belajar memasak dari ibunya sejak dia masih kecil, karena dia anak sulung ketika belum ada adiknya ke mana ibunya pergi dia membuntuti. Dari situ dia belajar bagaimana menanak nasi, mengukur berapa banyak air untuk beras dan memasak sayur. Saya sendiri karena sering membantu ibu saya memasak, mengerti apa saja yang diperlukan untuk memasak suatu makanan. Dari rasa yang dikecap lidah kita dapat membedakan apa bumbu yang dipakai.

  • Menjaga adik

  • Anak yang lebih besar dapat diberi tugas menjaga adiknya. Dengan demikian hubungan antar saudara menjadi akrab. Si kakak menjadi terbiasa melindungi dan memperhatikan adiknya. Tergantung berapa umur si kakak kita dapat memberikan tugas yang sesuai.

  • Advertisement
  • Belanja ke warung

  • Bila jalanan ke warung di dekat rumah tidak berbahaya lalu lintasnya, anak-anak yang sudah agak besar dapat membantu membeli kebutuhan rumah tangga. Dengan demikian mereka juga belajar menghitung uang dan berbelanja.

  • Membersihkan halaman

  • Untuk membuat rumah tampak asri dan bersih, anak-anak dapat diberi tugas mengurus halaman. Menyiram tanaman, memotong rumput dan menyapu daun-daun yang rontok dapat dikerjakan anak-anak yang lebih besar, sedangkan anak-anak balita dapat memungut sampah yang berceceran. Ketika cucu saya masih berusia dua tahun, dia membantu kami memungut buah cemara yang berjatuhan di halaman. Mula-mula dia mengambil dengan salah satu tangannya. Kemudian dia memakai kedua tangannya, mungkin dia berpikir mengapa hanya satu tangan yang dipakai sedangkan dia mempunyai dua tangan. Sejak itu tiap kali bekerja saya ingat cucu saya, tidak boleh hanya sebelah saja tangan yang dipakai, harus kedua-duanya.

  • Anda dapat membuat daftar untuk menjadwalkan tugas-tugas di rumah. Anak yang mengerjakan tugasnya dengan beres mendapat bintang di samping namanya. Di samping itu Anda dapat menuliskan tugas-tugas tidak rutin (seperti mencuci mobil, memandikan anjing) yang bisa dikerjakan anak-anak untuk mendapat uang saku tambahan.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Mengajar Anak Tugas-Tugas Rumah Tangga

Kesibukan seorang ibu (atau ayah) di rumah sama juga dengan bekerja di kantor 24 jam 7 hari seminggu tanpa gaji lembur. Orang tua lebih suka mengerjakan tugas-tugas rumah tangga sendiri daripada meluangkan waktu mengajar anak-anak mengerjakannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr