Galau pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Keberhasilan seseorang melewati masa rawan pada usia ini, akan menentukan kualitas dirinya.

8,545 views   |   26 shares
  • “Penyakit paling umum yang dialami oleh kalangan anak muda saat ini bukanlah diabetes, penyakit jantung, atau kanker. Tidak, penyakit yang paling sering mereka yang berusia remaja dan 20-an alami, menurut laporan, adalah keraguan diri, ketakutan akan masa depan, rendah diri, dan kurangnya kepercayaan terhadap diri sendiri dan dunia di sekitar mereka.”

  • Masa remaja

  • seringkali dihubungkan dengan mitos dan sudut pandang mengenai penyimpangan dan ketidakwajaran. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya teori yang berkembang di masyarakat yang membahas mengenai ketidakselarasan, gangguan emosi dan perilaku, sebagai akibat dari tekanan-tekanan yang dialami remaja karena perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya, maupun akibat perubahan lingkungan. Oleh karena itu, masa remaja adalah masa paling rawan dalam perjalanan hidup seseorang. Pada masa inilah berbagai macam persoalan yang sebelumnya tidak pernah dialami, kini memaksa seorang remaja mau tidak mau harus menghadapinya. Keberhasilan seseorang melewati masa rawan pada usia ini, akan menentukan kualitas dirinya.

  • Di kalangan anak muda saat ini, ada sebuah istilah kata baru yang sedang tren, yang menggambarkan suasana hatinya, yaitu kata “Galau.” Menurut kamus besar bahasa Indonesia, arti kata galau berarti, “Memiliki persamaan kata dengan pikiran yang kacau, bimbang, bingung, cemas dan gelisah.” Saya kutip dari situs ata galau akan lebih tepat bila disebut sebagai perasaan bimbang, namun pengertiannya lebih pada arah bentuk kecemasan seseorang.”

  • Kecemasan pada seseorang dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu “Kecemasan realita, kecemasan neurotic, dan kecemasan moral.”

    • Kecemasan realita, adalah rasa takut akan bahaya yang datang dari dunia luar dan derajat kecemasan semacam itu sangat tergantung kepada besarnya ancaman.

    • Kecemasan neurotic, adalah rasa takut bila insting atau keinginan pribadi akan ke luar jalur dan menyebabkan sesorang berbuat sesuatu yang tidak diinginkan.

    • Kecemasan moral, adalah rasa takut terhadap hati nuraninya sendiri. Orang-orang yang hati nuraninya tidak cukup berkembang, cenderung merasa bersalah apabila berbuat sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai moral.

  • Galau adalah bentuk kecemasan, sedangkan status FB dan Tweet yang mereka ketik, adalah bentuk perilakunya. Cara mengatasi kegalauan bukan hanya terkait dengan usaha menstabilkan diri, namun juga mengatasi masalah yang ada.

  • Para remaja sangat memerlukan bantuan dari orang-orang yang telah berhasil melewati masa-masa sulit menuju kekedewasaan, dengan kata lain para remaja memerlukan sosok figur sebagai panutan serta teladan. Orang tua yang memiliki anak remaja, mereka dituntut harus lebih peka, teladan Anda serta kebijaksanaan Anda sangat mereka butuhkan guna membantunya memecahkan berbagai macam persoalan yang sedang dihadapinya.

  • Advertisement
  • Kepada Anda sekalian para remaja, masa yang Anda miliki saat ini adalah masa-masa yang penuh dengan tantangan. Perjalanan hidup akan nampak sulit bagi mereka yang lemah, namun jika Anda kuat dan tidak pernah putus asa, kehidupan akan terasa mudah. Kualitas Anda sedang diuji, apakah Anda mampu atau tidak dalam melewati masa transisi tersebut. Adakalanya Anda jatuh dan merasa galau, berbagai kekhawatiran mungkin Anda sedang rasakan saat ini.

  • Karena setiap orang berbeda, maka tidak ada cara pasti dalam mengatasi kekhawatiran Anda, Anda sendirilah yang harus melawannya. Namun, semoga 5 cara di bawah ini dapat menguatkan Anda, seandainya sewaktu-waktu rasa galau sedang melanda:

    1. Mengubah dorongan kecemasan pada bentuk perilaku lain yang lebih positif.

    2. Carilah sesuatu bidang yang dapat membuat Anda bisa lebih berprestasi, diperhatikan, dan disukai.

    3. Tekanlah perasaan itu dengan alasan yang rasional dan utarakan di waktu yang tepat.

    4. Carilah sebab yang “masuk akal” untuk menjelaskan kenapa hal ini terjadi pada Anda, ini untuk menghindari kecemasan yang tanpa alasan realistis.

    5. Cobalah untuk menceritakan pada orang lain perasaan dan masalah Anda agar lebih jelas sebab yang menimbulkan kecemasan itu.

  • Kenalilah potensi Anda, karena setiap orang dikarunia oleh Tuhan dengan bakat-bakat luar biasa yang tersembunyi. Jika Anda merasakan kesepian yang teramat sangat, lebih mendekatlah kepada Tuhan. Jatuh ke dalam hal-hal negatif sebagai pelarian, bukanlah cara yang benar untuk mengatasinya. Hadapilah dengan keberanian segala persoalan yang Anda hadapi, karena itulah yang akan menempa Anda menjadi manusia yang lebih baik. Masalah demi masalah yang dihadapi, akan menentukan kualitas Anda.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Galau pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Keberhasilan seseorang melewati masa rawan pada usia ini, akan menentukan kualitas dirinya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr