Kedok yang Anda Pakai

Apakah dalam hidup ini Anda pernah merasa seperti memakai kedok? Marilah kita teliti kedok apa saja yang mungkin kita pakai sehari-hari.

521 views   |   shares
  • Teman baik saya pernah bekerja sebagai sekretaris seorang istri mendiang presiden, suatu hari dia perlu asisten, saya diminta bekerja seminggu di tempat itu. Semua ceritanya tentang wanita yang cantik dan terkenal ini terbukti benar. Sifatnya dapat berubah cepat, tergantung siapa yang dia hadapi. Seolah-olah dia memakai kedok yang dapat dipakai dan dicopot secepat kilat. Kedok ramah, manis dan santun bila dia berbicara dengan orang yang dia hormati. Kedok murka, penuh amarah dan kebencian bila dia menghadapi pegawai-pegawai yang dianggapnya bodoh. Buku, kursi dan apa saja bisa beterbangan ke arah orang yang dicacimakinya. Para pegawainya merasa ketakutan bila dia ada di kantor, bila dia pergi keluar mereka seperti tikus-tikus yang bebas merdeka karena kucing tidak ada.

  • Apakah dalam hidup ini Anda pernah merasa seperti memakai kedok? Marilah kita teliti kedok apa saja yang mungkin kita pakai sehari-hari.

  • Kedok wibawa

  • Seorang polisi tentu memakai kedok ini ketika menjalankan tugasnya supaya orang-orang yang berurusan dengannya menghormati dan mengakui otoritasnya. Namun begitu sampai di rumah dia akan menanggalkan kedoknya dan menjadi kepala keluarga yang menyayangi istri dan anak-anaknya. Ada juga orang yang karena terbiasa berkuasa dalam kedudukannya, membawa-bawa sikapnya itu dalam hubungannya dengan keluarganya. Orang seperti ini ditakuti oleh anak-anaknya dan mungkin juga istrinya (kecuali istrinya galak dan menjajah dia).

  • Kedok keramahan

  • Orang yang bekerja di bidang jasa dan pelayanan biasanya harus memakai kedok ini. Apa pun kepusingan rumah tangganya atau persoalan keuangannya, begitu sampai di depan pintu tempatnya bekerja dia harus melepaskan semua beban itu dan memasang kedok keramahannya bila tidak ingin dipecat. Bayangkan kalau Anda pergi ke sebuah toko dan pramuniaganya memasang muka asam. Sebaliknya dari menegur kita dengan ramah dia membanting-banting sepatu yang dirapikannya sehingga membuat pelanggan merasa takut buat mencoba sepatu.

  • Kedok kepandaian

  • Guru sering harus memakai kedok ini bila ingin berwibawa di depan murid-muridnya. Siapa yang mau menghormati guru yang tidak tahu apa-apa? Seandainya dia menghadapi persoalan yang rumit yang harus dipecahkan, dengan keringat dingin dia akan mencari alasan untuk menunda jawabannya sehingga dia mempunyai waktu untuk menemukan jawaban itu. Sebaliknya di rumah dia akan mencopot kedok kepandaiannya. Bila anaknya bertanya sesuatu yang tidak dapat dia jawab, dengan santai dia akan berkata, "Tanya saja ibumu."

  • Advertisement
  • Kedok kemanisan

  • Waktu kemenakan perempuan saya dulu masih balita, dia paling trampil memakai kedok ini. Dengan suara yang halus dia akan memanggil saya "Tante sayaaaang?" Saya tahu dia pasti mempunyai keinginan tertentu. Bila saya tidak mampu (atau tidak mau) meluluskan permintaannya, dia akan menanggalkan kedok kemanisannya dan berkata lantang menunjukkan kekesalan hatinya "Tante jahat!" Tentu saja saya cuma bisa tertawa, bagaimana saya bisa marah kepada anak kecil yang pintar dan lucu itu? Bukan hanya anak kecil yang suka mengenakan kedok kemanisan, kadang-kadang seorang istri juga memerlukan kedok ini bila dia menginginkan sesuatu. Mungkin lebih tepat disebut kedok rayuan. Dengarkan saja rayuan gombal ini, "Pak, pak, bapak pasti gagah deh memakai jaket ini," katanya sambil menunjuk jaket kulit hitam yang dipamerkan orang-orangan di toko. Dan tak lama kemudian dia menunjuk tas Michael Kors seharga jutaan rupiah di lemari sambil berkata (masih merayu) "Belikan aku tas itu yaaa Pak, kan besok ada arisan aku malu dong pakai tas gembel ini?" Coba si suami tidak memenuhi keinginannya, kalau kedok rayuannya tidak langsung copot dan digantikan dengan muka cembetut sepanjang jalan pulang.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Kedok yang Anda Pakai

Apakah dalam hidup ini Anda pernah merasa seperti memakai kedok? Marilah kita teliti kedok apa saja yang mungkin kita pakai sehari-hari.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr