Jatuh Cinta

Dengan membangun cinta kita memperbaiki perkawinan.

12,544 views   |   2 shares
  • Jatuh cinta sebetulnya membutuhkan banyak usaha, bukan sekedar jatuh. Ketika kita mulai jatuh cinta, kita mencurahkan semangat untuk menikmatinya. Ingat lagu Titiek Puspa yang liriknya dimulai dengan "jatuh cinta sejuta rasanya?"

    • Kita melihat segala kebaikan pasangan kita.

    • Kita berusaha keras melakukan segalanya untuk pasangan kita.

    • Kita mendengarkan dengan penuh perhatian semua perkataannya.

    • Kita menjaga penampilan kita demi pasangan kita.

  • Melupakan cinta jauh lebih mudah karena itu berarti kita tidak lagi memberi perhatian kepada hal-hal kecil yang membuat kita tetap jatuh cinta. Hal ini bukan perubahan perasaan, melainkan perubahan tingkah laku.

    • Kita tidak lagi peduli kepada penampilan kita.

    • Kita tidak lagi bersikap ramah.

    • Kita tidak lagi melakukan segalanya bagi pasangan kita.

    • Kita tidak lagi menghargai hal-hal yang dikerjakan pasangan kita buat kita.

  • Kita tidak lagi jatuh cinta bukan karena kita tidak merasakannya, tetapi karena kita tidak berbuat sesuatu untuk menyatakannya. Itu cara terbaik untuk berhenti mencintai.

  • Berbuatlah baik

  • Hal pertama yang membuat saya jatuh cinta kepada suami saya, jauh sebelum dia menjadi suami saya, adalah karena dia selalu berbuat baik. Saya sendiri justru bukan orang yang mudah berbuat baik, karena itu saya harus berupaya keras untuk menjadi seperti dia. Dia tidak pernah menyakiti orang dengan perkataannya, tidak pernah mengecam. Menurut dia nasihat terbaik untuk perkawinan bahagia adalah "Bila Anda memikirkan sesuatu yang baik untuk dikatakan, katakanlah kepada dia."

  • Perhatian

  • Memberi perhatian kepada orang yang kita cintai adalah cara terbaik untuk mengenal siapa dia dan memahami kebutuhannya. Setiap hari kita belajar dan berkembang, kita berubah dari hari ke hari, kita berbeda dari 10 atau 20 tahun yang lalu. Memperhatikan pasangan hidup kita akan membantu kita merasakan adanya jalinan yang erat, memahami apa perjuangannya untuk maju, tunjanglah dia untuk menghadapi tantangan, dan temukan cara untuk membantu. Itulah cara untuk memecahkan persoalan: saya dan suami suka berjalan kaki bila menghadapi masalah besar, karena dengan demikian kami menghindari hal-hal lain. Kami suka duduk berdekatan, saling berpegangan tangan, bila kami perlu waktu untuk berdua saja, melupakan kesibukan rutin.

  • Ingat: berbicara, sentuhan dan waktu

  • Laura M. Botherson, penulis buku "And They Were Not Ashamed: Strengthening Marriage through Sexual Fulfillment" (Dan Mereka Tidak Malu: Memperkuat Pernikahan Melalui Kepuasan Sex), menekankan bahwa wanita membutuhkan berbicara, sentuhan, dan waktu untuk merasa dicintai dan mempersiapkan diri bagi pernyataan jasmani dari cinta itu. Dengan berbicara kita menjalin ikatan emosi, waktu akan membuat kita berdua merasa dihargai dan dipahami dan sentuhan sederhana akan membantu istri merasa dicintai tanpa merasa tertekan oleh pengharapan sex si suami. Ini menciptakan suasana aman dan akrab dalam mana istri akan menanggapi dengan pernyataan cinta dan kasih sayangnya. Keintiman perasaan akan menambah keintiman jasmani.

  • Advertisement
  • Pelayanan

  • Saya memberitahu suami bahwa saya ingin memberi dia hadiah kecupan bilamana dia membuang sampah tanpa diminta begitu juga bila dia melakukan hal-hal lain buat saya. Dia juga membantu mencuci piring, membawa anjing keluar, dan meninggalkan catatan kecil buat saya di tempat tidur setiap pagi. Dari beratus hal yang dia kerjakan buat saya, saya tahu dia memikirkan dan mencintai saya.

  • Rasa Menghargai

  • Salah satu kelebihan saya adalah saya suka mengucapkan terima kasih, karena hal itu sederhana dan mudah. Menghargai dengan tulus sifat-sifat baik suami melatih istri untuk mengenali hal-hal baik yang dia lakukan. Ini memudahkan untuk mengabaikan hal-hal lain, melupakan perbedaan pendapat yang mengganggu, dan untuk menerima tantangan hidup bersama suami dengan mengikuti teladannya.

  • Jatuh cinta itu sejuta rasanya, kita memiliki semangat untuk menikmati perasaan itu dan kesungguhan untuk memahami dan mengenal orang yang kita cintai. Namun kesungguhan bukanlah keintiman karena keintiman membutuhan keberanian dan usaha. Kehidupan sehari-hari bersama dan pelayananlah yang mempertahankan, menguatkan dan memupuk cinta menjadi sesuatu yang nyata dan indah. Menurut C.S. Lewis "Pertama-tama jatuh cinta membuat kita menjanjikan kesetiaan: cinta yang sederhana ini memungkinkan kita menepati janji itu."

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Irma Shalimar dari artikel asli "Falling in Love, Staying in Love" karya Emily Christensen.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Jatuh Cinta

Dengan membangun cinta kita memperbaiki perkawinan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr