Masuk Angin Keluar Angin

Orang kita suka mengkambinghitamkan angin, banyak penyakit dibilang dari angin, angin jahat, angin duduk dan tentu saja angin busuk yang mengganggu perut.

3,095 views   |   2 shares
  • Orang kita suka mengkambinghitamkan angin, banyak penyakit dibilang dari angin, angin jahat, angin duduk, masuk angin dan tentu saja angin busuk yang mengganggu perut. Sakit flu dibilang masuk angin, harus dikerok supaya anginnya keluar dari pori-pori yang membesar (walau sebetulnya badan terasa lebih enak karena lebih banyak oksigen masuk ke badan melalui pori-pori yang membesar itu). Yang berbahaya adalah kepercayaan tentang angin duduk. Penyakit ini sebenarnya adalah penyakit jantung yang sewaktu-waktu dapat merampas jiwa orang. Kalau tidak memahami apa yang harus dilakukan, orang yang sakit jantung mungkin cuma minta badannya dikerok, padahal harus dilarikan ke rumah sakit bagian gawat darurat.

  • Tanpa mengurangi pentingnya masalah ini, yang akan saya bahas dalam artikel ini ialah "angin" di perut yang mengharuskan orang buang angin busuk alias kentut. Anda pasti pernah mengalami kejadian yang memalukan akibat angin nakal di perut Anda. Apa penyebabnya, cara mengatasinya dan berapa kali sehari Anda boleh melakukannya tanpa melanggar batas-batas kesehatan?

  • Apa yang sesungguhnya terjadi

  • Sebetulnya yang disebut angin di sini adalah gas. Kalau dinyalakan korek api di dekat pantat ketika Anda sedang melepas angin, api itu akan berkobar sejenak karena mendapat tambahan gas (harap jangan dicoba karena berbahaya). Menurut pakar gastroenterologist, Dr. Svetang Desai dari Pusat Medis Universitas Duke, membuang angin 14 kali sehari masih dapat disebut normal.

  • Penyebabnya

  • Kegiatan sehari-hari seperti mengunyah, tertawa, menelan dan minum (terutama dengan sedotan) dapat menyebabkan perut kembung dan terkumpulnya angin dalam perut. Kita menelan beberapa mililiter udara setiap kali kita menelan makanan. Makin banyak udara yang tertelan bila kita mengunyah permen karet atau merokok.

  • Makanan

  • Makanan juga menyebabkan terbentuknya angin di bagian pencernaan sebelah bawah. Makanan seperti beras merah, kacang-kacangan, kubis, kentang dan banyak makanan lain yang mengandung serat tinggi serta karbohidrat kompleks dapat menimbulkan angin karena tidak tercerna sepenuhnya oleh perut. Orang yang tidak tahan minum susu dapat menjadi kembung karena minum atau makan makanan yang mengandung susu, seperti keju, eskrim, mentega dan lain-lain.

  • Cara mengatasinya

  • Anda dapat membeli obat di toko untuk mengurangi perut kembung. Selain obat yang ditelan ada pula obat untuk digosokkan ke perut seperti minyak kayu putih, balsem dan beberapa lainnya yang bermanfaat mengurangi perut kembung. Beberapa makanan dapat mengurangi angin di perut, antara lain, pepermin, pala, kayu manis, piterseli/seledri dan jahe. Yang terakhir ini membantu mempercepat pencernaan sehingga perut cepat kosong dan angin pindah ke usus kecil. Hal ini mengurangi perasaan kurang nyaman dan perut kembung. Begitu pula probiotik atau organisme yang hidup adalah bakteri baik seperti yang terdapat dalam perut manusia. Makanan yang mengandung probiotik alami adalah yoghurt, kifer, acar, tempe, kimchi (asinan sawi Korea) dan sauerkraut (asinan kubis Jerman).

  • Advertisement
  • Hubungannya dengan stres

  • Orang yang cenderung gugup, senewen, gelisah cenderung menghasilkan banyak angin di perut, diare dan sembelit karena adanya urat syaraf di perut yang tegang. Untuk orang seperti ini diperlukan terapi yang mengurangi ketegangan syaraf misalnya yoga, meditasi, konsultasi, pendalaman kerohanian untuk menanggulangi kehidupan yang penuh stres.

  • Bila Anda masih tidak berhasil mengatasi keluhan di perut Anda sebaiknya Anda pergi ke dokter karena mungkin ada hal-hal lebih serius lainnya yang mengakibatkan keluhan itu. Berhentilah menyalahkan sang angin.

Bantu kami menyebarkan

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Masuk Angin Keluar Angin

Orang kita suka mengkambinghitamkan angin, banyak penyakit dibilang dari angin, angin jahat, angin duduk dan tentu saja angin busuk yang mengganggu perut.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr